Breaking News:

Komplotan Pencuri Modus Ganjal ATM Ini Tak Berkutik Lagi, Diringkus Polres Cirebon Kota 

Jajaran Polres Cirebon Kota meringkus komplotan pencuri modus ganjal anjungan tunai mandiri (ATM).

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahma Imam Baehaqi
Komplotan pencuri modus ganjal ATM saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Sabtu (30/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Polres Cirebon Kota meringkus komplotan pencuri modus ganjal anjungan tunai mandiri (ATM).

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, mengatakan, komplotan pengganjal ATM itu beranggotakan empat orang yang berinisial AG (40), TM (43), RM (26), dan RS (27).

Menurut dia, mereka terbukti menggasak saldo rekening bank korban yang menggunakan ATM di minimarket Jalan Pilang Raya, Kota Cirebon, pada awal bulan ini.

"Komplotan ini modusnya mengganjal lubang untuk memasukkan kartu ATM menggunakan tusuk gigi," ujar M Fahri Siregar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Sabtu (30/10/2021).

Baca juga: Duh, Penampungan PMI Ilegal di Cirebon Telah Memberangkatkan 11 PMI ke Singapura, Ini Kata Kapolres

Ia mengatakan, saat beraksi keempat pelaku juga saling berbagi peran. Misalnya, RM yang berpura-pura menjadi pembeli untuk mengalihkan perhatian pegawai minimarket.

Sementara AG bertugas mengganjal lubang kartu menggunakan tusuk gigi kemudian berpura-pura berbelanja di minimarket tersebut sambil menunggu korban. 

Saat itu, terdapat korban yang hendak menggunakan ATM sehingga AG bergegas mengantre dan langsung membantu korban yang tidak dapat memasukkan kartunya.

"AG secara cepat menukarkan kartu ATM korban dengan kartu palsu yang telah disiapkannya dan memaska memasukkannya ke ATM," kata M Fahri Siregar.

Fahri menyampaikan, RM pun bergegas mendekati ATM dan mengintip saat korban mengetik nomor PIN, sedangkan AG kabur sambil membawa kartu yang asli.

RM pun menyusul AG dan menghampiri TM serta RS yang menunggu di mobil yang diparkir di depan minimarket kemudian segera kabur.

Selanjutnya mereka pun menguras saldo korban senilai Rp 6,6 juta di ATM lain yang berada tak jauh dari TKP dan langsung membagikan hasilnya.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dan diancam hukuman maksimal tuhuh tahun penjara," kata M Fahri Siregar.

Baca juga: Istri Kapolres Tebingtinggi Pamer Uang di TikTok, Kapolda Sempat Berang, Begini Kata Sang Suami

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved