Breaking News:

Internasional

Hanya dengan 2 Persen Kekayaannya Saja, Elon Musk dapat Mengatasi Masalah Kelaparan di Dunia

Beasley mengatakan bahwa Elon Musk perlu menyumbangkan 2 persen saja dari kekayaannya untuk membantu menyelamatkan orang-orang dari kelaparan.

Editor: Mumu Mujahidin
Car Newsface
Elon Musk, CEO Tesla 

TRIBUNCIREBON.COM - PBB berharap para miliarder dunia ikut membantu mengatasi masalah kelaparan dunia dengan kekayaan mereka.

Sekelompok kecil miliarder sudah dapat membantu mengatasi kelaparan di dunia hanya dengan sebagian kecil dari kekayaan mereka, kata PBB seperti dilansir Independent.

David Beasley, direktur Program Pangan Dunia PBB, meminta orang-orang kaya untuk "melangkah sekarang."

Ia juga khusus menyebutkan dua orang terkaya di dunia, Jeff Bezos  dan Elon Musk.

Beasley mengatakan dana $6 miliar akan membantu 42 juta orang yang "benar-benar akan mati jika kita tidak menjangkau mereka".

Ia menambahkan hal itu tidak rumit untuk dilakukan.

Menurut Bloomberg, Elon Musk memiliki kekayaan bersih hampir $ 289 miliar.

Kiri: Pemilik SpaceX dan CEO Tesla Elon Musk berpose saat dia tiba di karpet merah untuk upacara Penghargaan Axel Springer, di Berlin, pada 1 Desember 2020. Kanan: Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos berbicara kepada media tentang upaya keberlanjutan perusahaan pada 19 September 2019 di Washington, DC.
Kiri: Pemilik SpaceX dan CEO Tesla Elon Musk berpose saat dia tiba di karpet merah untuk upacara Penghargaan Axel Springer, di Berlin, pada 1 Desember 2020. Kanan: Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos berbicara kepada media tentang upaya keberlanjutan perusahaan pada 19 September 2019 di Washington, DC. (Britta Pedersen / POOL / AFP, Eric BARADAT / AFP)

Perusahaannya, Tesla, mencapai nilai pasar $ 1 triliun awal pekan ini, perusahaan tercepat kedua yang mencapai angka itu.

 
Melalui CNN, Beasley mengatakan bahwa Elon Musk perlu menyumbangkan 2 persen saja dari kekayaannya untuk membantu menyelamatkan orang-orang dari kelaparan.

Beasley mengatakan bahwa dunia saat ini menghadapi "badai konflik, perubahan iklim, dan Covid" yang sempurna, yang menurutnya berarti banyak negara "menuju gerbang kelaparan."

Sebuah laporan PBB awal tahun ini menyatakan bahwa kelaparan dunia telah mencapai titik tertinggi dalam 15 tahun pada tahun 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved