Breaking News:

Selama Pandemi, Kasus Orang dengan HIV/AIDS di Kuningan Justru Naik, Pengurus KPAD Heran

Selama Pandemi Covid-19 hingga sekarang, jumlah kasus orang dengan HIV/Aids di Kuningan mengalami kenaikan cukup siginifikan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Sekretaris KPAD Kuningan H Nurjati dan Ketua Pelaksana Harian KPAD Kuningan Asep Susan Sunanjaya saat kegiatan berlangsung di Setda Kuningan, Kamis (27/10/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Selama Pandemi Covid-19 hingga sekarang, jumlah kasus orang dengan HIV/Aids di Kuningan mengalami kenaikan cukup siginifikan.

"Ya, kami tentu sangat prihatin dengan kenaikan jumlah ODHA di Kuningan saat Pandemi Covid19 hingga sekarang. Padahal semua tahu, dalam kebijakan di masa Pandemi Covid19 semua fasilitas terutama hotel ditutup, tapi nyatanya ada kenaikan," kata Kabag Kesra Setda Kuningan H Nurjati yang juga pengurus Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) Kuningan, saat memberikan keterangan di sela kegiatan Kolaborasi Pantahelix se-Jabar secara virtual di Setda Kuningan, Kamis (28/10/2021).

Adanya pelaksanaan kegiatan Kolaborasi Pantahelix se-Jawa Barat ini, Kuningan bisa melakukan pencegahan dan penekanan terhadap angka ODHA. "Kami berharap Zero kasus HIV/Aids ini mewujudkan Kuningan maju dan Jabar Juara Lahir Batin," katanya.

Di tempat sama Ketua Pelaksana KPAD Kuningan, Asep Susan Susanjaya atau yang akrab disapa Asep Papay ini mengatakan, pelaksanaan inj merupakan kemitraan strategis antara akademisi, pihak swastafbisnis, komunitas (masyarakat), pemerintah (government) dan media melalui Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD).

"Landasan ini sebagaimana termaktub dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2007 menjadi sangat penting dan strategis untuk mewujudkan Ending AIDS 2030 di Jawa Barat," ujarnya.

Baca juga: Sepanjang 2001 hingga 2020 Hanya Ada 510 Kasus HIV/AIDS di Majalengka

Baca juga: VIDEO - Aneka Takjil Buatan Warga Peduli AIDS Kuningan Sangat Pas untuk Berbuka Puasa

Langkah terkonsep dalam kegiatan itu untuk mendorong peningkatan kolaborasi dari seluruh sektor untuk meningkatkan kebijakan program dan kebijakan anggaran dalam pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS yang berkelanjutan melalui penyusunan dokumen Daerah (Rencana Aksi Daerah).

"Meningkatkan peran dan upaya nyata Pemerintah Daerah dalam program pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS di Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat dengan inovasi dan kolaborasi untuk pemenuhan target Standar Pelayanan Minimum Bidang Kesehatan, Indikator target orang dengan risiko terinfeksi Virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia (HIV)," ujarnya.

Selain itu, kata Asep Papay menyebut dalam pelaksanaan melakukan percepatan Program Pencegahan Dan Penanggulangan HIV AIDS melalui strategi 3 Zero (Zero New Infection, Zero AIDS Related Death, Zero Discrimination) dan pendekatan perubahan perilaku pada setiap tahapan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif di Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat.

"Epidemi HIV AIDS di Jawa Barat terus mengalami peningkatan hingga menyebar kepada populasi Ibu Rumah Tangga. Jumlah kasus infeksi HIV AIDS di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Barat hingga Bulan Juni Tahun 2021, 51.553 kasus HIV dan 11.722 kasus AIDS.

Untuk Kuningan mempunyai masalah yang sama dengan kabupaten kota lainnya mengenai angka kasus HIV/ AIDS, berdasarkan data komulatif dari tahun 2013 s.d bulan Oktober 2020 menunjukan angka 550 kasus yang teridentifikasi melalui data Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved