Breaking News:

Polresta Cirebon Bekuk Komplotan Maling Motor Asal Indramayu, Berbagi Tugas untuk Awasi dan Eksekusi

Camat dan Cemong saling berbagi tugas saat beraksi menggasak sepeda motor, yakni mengawasi kondisi sekitar dan mengeksekusi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman (kanan), beserta jajarannya saat menunjukkan barang bukti sepeda motor dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (28/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Dua warga Kabupaten Indramayu yang mempunyai nama samaran Camat (30) dan Cemong (28) tampak tidak berkutik di hadapan petugas Polresta Cirebon.

Bahkan, keduanya terlihat hanya tertunduk saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (28/10/2021).

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, keduanya merupakan komplotan maling sepeda motor sehingga diamankan petugas.

Menurut dia, Camat dan Cemong saling berbagi tugas saat beraksi menggasak sepeda motor, yakni mengawasi kondisi sekitar dan mengeksekusi.

"Dari pemeriksaan sementara, komplotan ini hanya dua orang, dan beraksi secara random saat ada kesempatan," kata Arif Budiman saat konferensi pers.

Baca juga: Berawal Cekcok, Berujung Pengeroyokan di Pangkalan Ojek Wanayasa Cirebon hingga Korban Meninggal

Baca juga: Dagangan Sepi, Tukang Bakso di Kabupaten Cirebon Nekat Menjambret Tas Emak-emak

Ia mengatakan, keduanya ditangkap karena terbukti mencuri sepeda motor di wilayah Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (2/5/2021).

Dalam aksi yang terjadi kira-kira pukul 19.30 WIB itu, mereka sempat berburu mangga sambil berboncengan mengendarai sepeda motor.

Keduanya pun menghampiri sepeda motor yang terparkir di halaman rumah warga, kemudian merusak kuncinya dan membawa kabur sepeda motor itu.

Namun, pihaknya menyebut hanya satu pelaku yang turun dari sepeda motor yang dinaikinya untuk melancarkan aksinya.

"Salah satu pelaku tetap di sepeda motor sambil memerhatikan kondisi sekitar, dan selanjutnya kabur membawa motor masing-masing," ujar Arif Budiman.

Arif menyampaikan, barang bukti berupa kunci T, kunci magnet, pakaian yang dikenakan para pelaku saat mencuri sepeda motor tersebut, dan lainnya.

Dua pelaku berikut seluruh barang buktinya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh untuk dikembangkan kasusnya.

"Para pelaku dijerat 363 KUHP dan diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara," kata Arif Budiman.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved