Breaking News:

Ancaman Bencana Alam Terjadi Kuningan, Bupati Acep Purnama Ungkap Begini

Bupati Kuningan mengaku telah melakukan antisipasi melalui kegiatan bersih - bersih sungai dan saluran air di lingkungan masyarakat.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan H Acep Purnama ditemui di acara BPN Kuningan, Selasa (23/2/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Jelang penghujung tahun 2021, sering terjadi hujan di daerah Kuningan sehingga menjadi prioritas penting dalam pencegahan dan penanganan ancaman bencana alam.

"Menghadapi ancaman bahaya bencana alam. Sebelumnya kami telah menginstruksikan ke beberapa dinas dan lapisan masyarakat untuk selalu waspada. Terutama ancaman longsor dan banjir yang di timbulkan akibat hujan," kata Bupati Kuningan H Acep Purnama disela kegiatan di Hotel Horisan Sangkan Park Kuningan, Kamis (28/10/2021).

Bupati mengaku telah melakukan antisipasi melalui kegiatan bersih - bersih sungai dan saluran air di lingkungan masyarakat. Serta sejumlah area  membahayakan lainnya.

"Iya, bentuk antisipasi. Kami telah melakukan  pembersihan saluran air dan sejumlah tempat yang berpotensi mengancam terhadap bencana alam," katanya.

Baca juga: Jadi Lokasi Rawan Bencana, Korem 063/SGJ Gelar Simulasi Penanganan Longsor di Argapura Majalengka

Kemudian mengenai longsor terjadi di Desa Kedungarum, Acep mengaku matrial longsoran sudah dibersihkan dan skalanya sangat kecil. "Sudah beres ditangani dan jalur kembali bisa dilalui kendaraan. Lagi pula longsor di sana skalanya kecil," katanya.

Diberitakan sebelumnya, selama turun hujan Rabu (27/10/2021) malam terjadi di Kuningan, kontan membuat jalan di Kedungarum, Kecamatan / Kuningan, Jawa Barat, terutup matrial tanah, akibat bencana longsor terjadi sekitar pukul 23.30 Wib. Akibatnya, sejumlah petugas pemadam kebakaran terjun ke lokasi dan membersihkan matrial tanah dan sejenisnya yang terbawa longsor tadi.

"Kejadian longsor semalam, kami terjun personil untuk bersihkan jalan dari matrial tanah. Dalam tindakan bareng dengan petugas BPBD kurang lebih tiga jam, matrial tanah beres dan jalan bisa dilewati kendaraan pada umumnya," kata Khadafi, Kepala UPT Damkar Kuningan dalam keterangannya, Kamis (28/10/2021).

Petugas Damkar dan BPBD Kuningan membersihkan material longsoran terjadi di Kedungarum, Rabu (27/12/2021).
Petugas Damkar dan BPBD Kuningan membersihkan material longsoran terjadi di Kedungarum, Rabu (27/12/2021). (Istimewa/Damkar Kuningan)

Tindakan pembersihan material lumpur dan batu yang berasal dari longsoran tanah  itu berlokasi di Blok Ciketug Rt 1 Rw 1 Desa Kedungarum. Hal itu akibat sebelumnya laporan masuk Syarif Husin selaku Kepala Desa Kedungarum. "Betul, semalam Pakades telpon kantor dan memberitahukan ada longsor serta beliau minta bantaun untuk pembersihan lokasi longsoran tersebut," ujarnya.

Pembersihann selain menggunakan alat pertanian juga dilakukan penyemprotan  material longsoran tanah dan bebatuan yang menghalangi ruas jalan tersebut. Terlebih jalan tertutup longsor itu sepanjang 300 meter. "Kami lakukan penyemprotan matrial longsor dan sekarang sudah bisa dilalui kendaraan. Sebagai catatan, kondisi longsor itu harus dilakukan perbaikan tebing setinggi dan perbaikan tumpukan tanah yang berada di lokasi tersebut, sebagai bentuk antisipasi terhadap kejadian longsor susulan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved