Breaking News:

Selingkuh dengan Oknum Pejabat Pemkab Pangandaran hingga Hamil, Kini Ibu Muda Dicampakan

Padahal ibu muda ini rela cerai dengan suaminya bahkan rela menjual tanah demi membantu sang selingkuhannya.

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ilustrasi istri selingkuh. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Seorang ibu muda ditelantarkan oknum pejabat Pemkab Pangandaran seusai hamil 2 bulan.

Padahal ibu muda ini rela cerai dengan suaminya bahkan rela menjual tanah demi membantu sang selingkuhannya.

Seorang ibu muda di Pangandaran selingkuh dengan oknum PNS hingga hamil.

Baca juga: Ibu Muda Hamil 2 Bulan oleh Kasi Dinas Pertanian Pangandaran, Dicerai Suami & Diteror Istri Sah PNS

Karena jabang bayi hasil selingkuhannya mulai besar, seorang Ibu muda di Pangandaran meminta pertanggungjawaban K.

Diketahui, Ibu muda satu anak ini berinisial RN (30) Warga di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

K (49) merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS) dan bekerja sebagai kepala seksi di Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran.

Ilustrasi wanita hamil
Ilustrasi wanita hamil (net)

Karena perselingkuhannya dengan seorang PNS, kini RN hamil berusia sekitar dua bulan dan bercerai dengan suaminya.

RN saat ini menyesali perbuatannya, karena selain rumah tangganya hancur dia juga harus menanggung beban hasil selingkuhannya.

Dan kini, RN meminta pertanggungjawaban K.

"Saya ingin dia (K) tanggungjawab, karena selain Saya sudah tidak bekerja dan bercerai dengan suami, Saya harus merawat anak dari mantan suami yang masih sekolah dan harus merawat bayi yang dikandung hasil berhubungan dengannya (K)," ujar RN saat menghubungi Tribunjabar.id melalui selulernya, Rabu (27/10/2021) pagi.

Baca juga: Pria Ini Menangis Terus Menerus Saat Tak Sengaja Pergoki Tunangannya Berselingkuh di Jalan

Sementara, Ia mengaku saat ini sebagai tulang punggung keluarganya.

"Karena tidak punya suami, Saya harus ngasih nafkah kepada anak karena anak kan ikut sama Saya," katanya.

"Sedangkan dulu, karena dia (K) Saya habis-habisan sampai menjual tanah tanpa sepengetahuan orang tua saya untuk menolongnya (K)," ucapnya.

Dan dahulu juga, ungkap Ia, sekitar bulan puasa tahun 2021 ini saat kepergok berduaan dengan K oleh suaminya, Ia membela K.

"Saya belain dia (K) supaya tidak ketahuan dan tidak tercemar nama baiknya. Tapi timbal baliknya mana, saya sudah ceraikan suami karena katanya mau tanggungjawab. Tapi boro - boro, yang ada sampai saya hamil berusia 9 Minggu ini, diterlantarkan." tuturnya.

Baca juga: Suami Kerja Merantau Istri di NTT Asik Selingkuh dengan Daun Muda, Pengakuannya Bikin Warga Geram

Semenjak diteror istrinya K, Ia mengaku sudah tidak ada komunikasi dengan K.

"Tidak ada (komunikasi), mendingan kalau saya masih kerja. Minimal, ya ada penghasilan untuk anak dan bayi yang saya kandung," ucap RN.

"Tapi ini gimana, jabang bayi ini siapa yang mau bertanggungjawab dan merawatnya sampai besar? Dulu, saat saya coba tanya apakah jabang bayi ini mau digugurin (aborsi) atau tidak, malah jawabannya iya silahkan. Saya tidak mau apa-apa, saya hanya ingin dia (K) bertanggungjawab." pungkasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved