Breaking News:

Pelajar Sukabumi Gemar Tawuran, Dalam Tiga Bulan 6 Kali Tawuran, 3 Orang Meninggal

selama tiga bulan terakhir mulai dari bulan Agustus hingga akhir Oktober 2021 terdapat beberapa kejadian pembacokan pelajar

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Ilustrasi aniaya 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Peristiwa pembacokan pelajar di Sukabumi kerap terjadi, mulai dari yang mengalami luka parah hingga meninggal dunia, diduga akibat tawuran antar pelajar SMK sederajat.

Tribunjabar.id, mencatat selama tiga bulan terakhir mulai dari bulan Agustus hingga akhir Oktober 2021 terdapat beberapa kejadian pembacokan pelajar di lokasi yang berbeda di Sukabumi.

1. Isiden tawuran pelajar terjadi pada 5 Agustus 2021 di sekitar Stasiun Kereta Api Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi antara sekolah yang berada di Kecamatan Cisaat dan Sekolah di Kecamatan Parungkuda, sehingga mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka.

2. Insiden diduga tawuran pada 9 Agustus 2021 di Jalan Raya Cimuncang Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, hingga menyebabkan ASP (15 Tahun) pelajar SMK di Kecamatan Sukaralang korban meninggal dunia akibat luka bacok.

3. Insiden diduga tawuran antara pelajar SMK sederajat pada 18 September 2021 di Bantargadung, sehingga mengakibatkan 1 orang AS (19) mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam jenis Celurit.

Baca juga: Tawuran di Cianjur, Seorang Pelajar Masuk Rumah Sakit, Sembilan Pelajar SMK Ditangkap Polisi

4. Insiden diduga tawuran antar pelajar pada 27 September 2021 di Kampung Nyalindung, Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengakibagkan 1 orang pelajar AS (18) mengalami luka parah di kepala dibacok sekolah lain.

5. Insiden pada 18 Oktober 2021 di Kampung Ciseke RT 01/02 Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, seorang pelajar berinisial AR (17 tahun) asa sekolah SMK  Kecamatan Sukalarang di bacok di bagian paha kirinya dengan senjata tajam (Sajam), saat akan pulang bersama saudaranya ke rumahnya diduga oleh pelajar SMK di Kecamtan Sukaraja.

6. Insiden pembacokan pelajar STM pada 25 Oktober 2021, di Pabuaran Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, mengakibatkan Korban berinisial AM (19 tahun) asal warga Kecamatan Cibeureum, meninggal akibat luka bacok kepala dan mengalami pendarahan, sehingga tidak bisa tertolong.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satreskrim Polres Sukabumi Kota Iptu Kartiwan saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan tesebut dari Pihak RS Kartika Kasih Kota Sukabumi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved