Breaking News:

Jeritan TKW Indramayu di Irak, Kondisi Sakit Kerjaan Makin Berat, Rokaya: Pak Presiden Tolong Saya

Perlakuan majikan terhadap, Rokaya (40) Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Kabupaten Indramayu semakin parah di Arbil, Irak.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
istimewa
Rekaman video Rokaya (40) yang mengalami sakit di Arbil, Irak, Jumat (24/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Perlakuan majikan terhadap, Rokaya (40) Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Kabupaten Indramayu semakin parah di Arbil, Irak.

Walau dalam kondisi sakit, ia tetap dipaksa bekerja, bahkan beban kerjanya semakin ditambah semenjak ramai di pemberitaan.

Rokaya sendiri merupakan TKW warga Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Ia sebelumnya viral setelah membuat video yang menjelaskan kondisinya di Irak.

Sembari menitikan air mata, Rokaya minta tolong kepada Presiden Joko Widodo untuk dipulangkan ke Indonesia.

"Semakin ke sini, saat tahu ibu Rokaya mau dipulangkan, jadi terus-terusan diforsir kerjanya tuh, semakin berat kerjaannya" ujar adik Rokaya Desty Puspa Mentari (29) kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Rabu (27/10/2021).

Keluarga berharap, pemerintah bisa memulangkan Rokaya sebagaimana yang dijanjikan kepada keluarga pada beberapa waktu lalu.

Saat itu, pemerintah melalui KBRI berjanji akan membantu pemulangan Rokaya setelah majikannya pulang dari luar kota.

Akan tetapi, walau majikannya sudah pulang selama 10 hari, janji tersebut belum ditepati, Rokaya justru dipekerjakan semakin berat.

"Keluarga inginnya ibu Rokaya cepat dipulangkan, keluarga ingin menagih janji pemerintah," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved