Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Cegah Konflik Antar Keluarga, Kuasa Hukum Yosef Berharap Polisi Segera Umumkan Pelaku ke Publik

Kuasa hukum dari Yosef (55) harap pihak kepolisian segera mengungkap kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang

Editor: dedy herdiana
Tribun Jabar
Kuasa Hukum Yosef, Rohman Hidayat saat ditanya wartawan di Satreskrim Polres Subang, Selasa (7/9/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Kuasa hukum dari Yosef (55) harap pihak kepolisian segera mengungkap kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang agar tidak terus terjadi konflik antar keluarga.

Rohman Hidayat kuasa hukum Yosef mengatakan, Yosef ingin kembali menjalin hubungan yang lebih baik dengan anaknya Yoris (34). Yoris sendiri merupakan saksi dari perkara kematian dari ibunya serta adiknya yang terjadi pada 18 Agustus 2021 lalu.

"Yah setelah perjalanan penyidikan yang cukup panjang, tentunya mempengaruhi hubungan dari Pak Yosef bersama anaknya Yoris, terlebih sampai dengan saat ini belum ada penetapan tersangka," ucap Rohman kepada Tribun di Subang, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Warga Subang Percaya dan Yakin Polisi dapat Segera Mengungkap Kasus Pembunuhan Tuti dan Amalia

Sejauh ini, menurutnya, Yosef berserta Yoris masih sulit untuk bisa berkomunikasi dengan baik. Maka dari itu, agar tidak terus berlarut-larut kuasa hukum berharap agar siapapun pelakunya untuk segera diumumkan.

"Kita tahu proses penyelidikan yang berkepanjangan menambah konflik tajam antara Yosef dengan Yoris anaknya yang saling tuding, saling menuduh begitu kan," katanya.

"Besar harapan kami, kondisi Pak Yosef baik kondisi Yoris baik sehingga hubungan keluarga mereka kembali baik, tapi dengan berlarut-larutnya kasus ini tentunya sulit ke arah kebaikan, malah memperpanjang saling kecurigaan," Rohman menambahkan.

Sementara itu dapat diketahui, kasus perampasan nyawa yang terjadi terhadap Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) memang selalu menjadi sorotan publik.

Baca juga: Saksi Kasus Subang Lihat Alphard Ada yang Nyetir, Tak Tahu Berisi Jenazah Tuti & Amalia Bertumpuk

Saling tuding pihak keluarga pun tidak bisa dihindarkan disaat proses penyelidikan dari saksi terhadap saksi lain berlangsung.

Dapat diketahui, sampai dengan hari ke-71 kasus perampasan nyawa Tuti serta Amalia masih belum bisa diungkap oleh pihak kepolisian.

Pihak kepolisian masih terus berupaya mengungkap teka-teka kasus tersebut dengan memintai keterangan dari 54 saksi totalnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved