Breaking News:

Konflik di Sudan

Buntut Kudeta Sudan 7 Orang Meninggal dan 140 Terluka Akibat Tembakan oleh Militer

Setidaknya 7 orang tewas dan 140 orang terluka setelah militer menembaki massa yang berunjuk rasa menentang kudeta Sudan.

Editor: Mumu Mujahidin
(AP PHOTO/MARWAN ALI)
Demonstran Sudan turun ke jalan-jalan untuk menuntut transisi pemerintah ke pemerintahan sipil di Khartoum, Sudan, Kamis (21/10/2021). Hubungan antara militer dan kelompok pro-demokrasi Sudan telah memburuk dalam beberapa pekan terakhir karena konflik di negara itu. 

Demonstran lainnya mengatakan bahwa militer menembakkan granat kejut, kemudian menghujani massa dengan peluru tajam.

"Dua orang meninggal, saya melihat mereka dengan mata kepala sendiri," kata Al-Tayeb Mohamed Ahmed, salah satu pengunjuk rasa.

Serikat dokter Sudan dan kementerian informasi juga menulis di Facebook bahwa penembakan fatal terjadi di luar kompleks militer.

Sejumlah gambar beredar menunjukkan keadaan rumah sakit di ibu kota Khartoum Sudan yang menunjukkan orang-orang terluka dan pakaiannya berlumuran darah. 

Sejauh ini BBC melaporkan bahwa aksi protes belum akan mereda, meski sudah banyak korban dari aksi kekerasan karena bentrokan antara pihak sipil dan militer Sudan.

Kudeta Sudan telah memicu pengunjuk rasa memblokir jalan dengan tumpukan batu bata dan membakar ban.

Baca juga: PM Sudan Dibebaskan, Jenderal Militer Menyebut Kudeta Demi Mencegah Perang Saudara

Banyak wanita juga ambil bagian dalam unjuk rasa dan meneriakkan "tolak aturan militer".

Bandara kota ditutup dan penerbangan internasional ditangguhkan. Internet dan sebagian besar saluran telepon juga mati.

Staf Bank Sentral Sudan dilaporkan melakukan pemogokan kerja, dan para dokter di seluruh negeri menolak bekerja di rumah sakit yang dikelola militer, kecuali dalam keadaan darurat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kudeta Sudan Tewaskan 7 Orang dan 140 Orang Terluka Saat Militer Tembaki Massa"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved