Breaking News:

Konflik di Sudan

Buntut Kudeta Sudan 7 Orang Meninggal dan 140 Terluka Akibat Tembakan oleh Militer

Setidaknya 7 orang tewas dan 140 orang terluka setelah militer menembaki massa yang berunjuk rasa menentang kudeta Sudan.

Editor: Mumu Mujahidin
(AP PHOTO/MARWAN ALI)
Demonstran Sudan turun ke jalan-jalan untuk menuntut transisi pemerintah ke pemerintahan sipil di Khartoum, Sudan, Kamis (21/10/2021). Hubungan antara militer dan kelompok pro-demokrasi Sudan telah memburuk dalam beberapa pekan terakhir karena konflik di negara itu. 

TRIBUNCIREBON.COM - Buntut kudeta yang dilakukan militer terhadap pemerintahan Sudan memunculkan gelombang protes warga.

Setidaknya 7 orang tewas dan 140 orang terluka setelah militer menembaki massa yang berunjuk rasa menentang kudeta Sudan.

Para pengunjuk rasa turun ke jalan setelah militer membubarkan pemerintahan sipil, menangkap para pemimpin politik dan menyerukan keadaan darurat pada Senin (25/10/2021).

Pasukan militer dilaporkan pergi dari rumah ke rumah di ibu kota Khartoum untuk menangkap para provokator lokal yang menggerakkan unjuk rasa.

Saat ini negara-negara di dunia telah memprotes aksi militer untuk kudeta Sudan.

Jenderal Militer Sudan Al-Burhan
Jenderal Militer Sudan Al-Burhan (google)

Menurut laporan BBC pada Selasa (26/10/2021), AS menahan dana bantuan sebesar 700 juta dollar AS (Rp 10 triliun) sebagai bentuk protes kudeta Sudan.

Pemimpin kudeta Sudan, Gen Abdel Fattah Burhan, membenarkan tindakan militer dengan menyalahkan konflik politik pemerintahan sipil yang dinggap sudah merugikan negara.

Para pemimpin sipil dan pihak militer telah berselisih sejak penguasa lama Omar al-Bashir digulingkan pada 2 tahun lalu.

Saat malam tiba pada Senin (25/10/2021), sejumlah besar pengunjuk rasa berada di jalan-jalan Khartoum dan kota-kota lain, menuntut kembalinya pemerintahan sipil, kata reporter BBC Arab Mohamed Osman melaporkan dari ibu kota.

Salah satu demonstran yang terluka mengatakan kepada BBC bahwa kakinya tertembak oleh tentara di luar markas besar militer.

Baca juga: Tolak Dukung Kudeta, Perdana Menteri Sudan Ditangkap, Pemimpin Militer Umumkan Keadaan Darurat

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved