Breaking News:

Tidak Sampai 24 Jam, 8 Pelaku yang Aniaya Korban Pakai Batu Bata dan Kayu Diringkus Polresta Cirebon

Mereka dibekuk karena menganiaya tiga korban hingga harus menjalani perawatan intensif karena mengalami luka-luka.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman (kedua kanan), beserta jajarannya saat menunjukkan sejumlah barang bukti dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (26/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Polresta Cirebon meringkus delapan pelaku penganiayaan kurang dari 24 jam.

Mereka dibekuk karena menganiaya tiga korban hingga harus menjalani perawatan intensif karena mengalami luka-luka.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, para pelaku masing-masing berinisial IP (22), MI (21), SH (22), MK (23), ML (19), dan IK (20).

Bahkan, menurut dia, dua pelaku lainnya, M dan S, yang terlibat kasus penganiayaan tersebut merupakan anak di bawah umur.

"Para pelaku menganiaya korban menggunakan kayu, batu bata, dan lainnya," ujar Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (26/10/2021).

Ia mengatakan, pelaku juga menggunakan kayu tersebut untuk merusak sepeda motor korban hingga hampir seluruh body-nya pecah.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (24/10/2021) dinihari kira-kira pukul 01.30 WIB.

Petugas berhasil membekuk seluruh pelaku pada Minggu malam, tepat sebelum penganiayaan itu terjadi 24 jam kemudian.

Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui kejadian itu bermula saat para pelaku melihat konvoi sepeda motor di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

"Mereka (pelaku) kesal, karena iring-iringan sepeda motor tersebut dinilai mengganggu," kata Arif Budiman.

Namun, para pelaku melihat ketiga korban berboncengan menaiki sepeda motor sesaat setelah rombongan itu melintas.

Para pelaku menduga ketiga korban merupakan anggota yang mengikuti konvoi meski jaraknya cukup jauh sehingga langsung disetop dan dianiaya.

"Aksinya spontan dan menggunakan benda di sekitar lokasi. Para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP dan diancam hukuman maksimal tuhuh tahun penjara," ujar Arif Budiman.

Baca juga: BREAKING NEWS: Wanita Keturunan Tionghoa Ditemukan Tewas di Area Hutan Indramayu, Tubuh Penuh Luka

Baca juga: KRONOLOGI Penemuan Mayat Wanita Keturunan Tionghoa di Kawasan Hutan Indramayu, Korban Pembunuhan?

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved