Breaking News:

Sejumlah Santri di Kuningan Main Sepak Bola Pakai Buah Durian, Ternyata Punya Ilmu Ini

Sejumlah santri di Kuningan ini melakukan kegiatan untuk menghibur warga sekitar, yaitu sepak bola menggunakan bola berupa durian.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tangkapan video sepak bola pakai durian di Kuningan
Sejumlah santri di Kuningan ini melakukan kegiatan untuk menghibur warga sekitar, yaitu sepak bola menggunakan bola berupa durian. 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Suasana Hari Santri Nasional di Kuningan masih memiliki kesan bagi sejumlah masyarakat.

Sejumlah santri di Kuningan ini melakukan kegiatan untuk menghibur warga sekitar, yaitu sepak bola menggunakan bola berupa durian.

"Sepak bola pakai durian ini salah satu memeriahkan Hari Santri yang jatuh pada Jumat (22/10/2021) kemarin, para santri memperingati hari santri dengan mengadakan pertandingan sepak bola durian," ungkap Wibawa Gumbira, saat menyampaikan kepada wartawan, disela kegiatan yang dilangsungkan di Lapan Bola Kelurahan Winduhaji, Kuningan, Minggu (25/10/2021).

Menurutnya, buah durian untuk menggantikan bola bukan tanpa tujuan, ini merupakan salah satu tradisi Pagar Nusa. 

"Jadi durian itu kan tajam jadi santri harus berusaha mempertajam ilmu tidak hanya ilmu agama namun juga ilmu kanuragan," kata Ketua Panitia Hari Santri Pagar Nusa Kuningan Wibawa Gumbira.

Baca juga: Ini Mitos di Balik Pilkades Serentak di Majalengka, Jika Ada Bola Api Jatuh di Rumah, Dia Menang

Ia mengungkapkan tidak ada persiapan khusus untuk menggelar pertandingan sepak bola durian. Karena kata dia, para santri sudah terbiasa mengikuti olahraga seperti sepak bola api. Sehubungan dengan kegiatan siang hari, jadi buah durian menjadi media dalam kegiatan Hari Santri sekarang.

"Persiapan khusus tidak ada, karena kita rutin di pesantren selain mengaji kita juga melaksanakan olahraga salah satunya adalah sepak bola api. Tapi karena sekarang siang jadi sepak bola durian. NU Pagar Nusa harus bergerak mengkampanyekan islam yang ramah Rahmatan Lil'alamin dengan tetap konsisten dalam perjuangan mengabdi kepada Kyai dan mengawal keutuhan Bangsa Indonesia," ujarnya.

Hanif (21), salah seorang santri yang ikut dalam pertandingan sepak bola durian, mengungkapkan meski merasa sakit saat menendang buah durian, namun itu tidak menyurutkan semangat ikut dalam pertandingan tadi.

"Rasanya lumayan sakit, tapi tidak masalah. Ini momentum dan kemeriahan Hari Santri untuk menghibur juga kan," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved