Breaking News:

Kesehatan

Ini Dia 5 Jenis Obat Kolesterol yang Dijual Bebas di Apotek, Ampuh tapi Harus Tahu Efek Sampingnya

Tentu saja jika berlebihan memakan makanan tersebut akan menimbun kolesterol.

net
Ilustrasi Kolesterol 

Obat ini juga dapat menyebabkan pembentukan batu empedu bila dikonsumsi selama bertahun-tahun, serta bisa meningkatkan efektivitas obat pengencer darah (seperti warfarin) ketika kedua obat digunakan bersamaan.

5. PCSK9 Inhibitor

PCSK9 inhibitor merupakan obat terobosan baru dalam menurunkan kolesterol.

Obat kolesterol di apotik ini dapat memblokir protein bernama PCSK9.

Dengan demikian, tubuh lebih mudah untuk menghilangkan kolesterol LDL dari darah.

Obat ini biasanya digunakan oleh orang yang mewarisi kelainan genetik hiperkolesterolemia, yang tidak bisa ditangani dengan perubahan gaya hidup maupun konsumsi obat statin.

Contoh obat kolesterol di apotik yang termasuk PCSK9 Inhibitor, meliputi alirocumab dan evolocumab.

Dalam uji klinis, efek samping minum obat alirocumab yang paling umum adalah rasa nyeri, gatal-gatal, bengkak, atau memar di bagian tubuh yang mendapatkan suntikan.

Sementara, evolocumab bisa memicu reaksi efek samping berupa pilek, flu, sakit punggung, serta gangguan kulit pada lokasi suntikan.

Perlu diingat bahwa minum obat penurun kolesterol di apotek harus dilakukan dengan resep dan anjuran dari dokter.

Dokter akan menentukan jenis obat yang sesuai untuk Anda.Jangan pernah mengonsumsi obat penurun kolesterol tanpa konsultasi medis.

Pasalnya, Anda tidak tahu apakah obat tersebut benar-benar cocok dengan kondisi Anda atau tidak.

Minum obat kolesterol di apotek juga sebaiknya dibarengi dengan perubahan pola hidup Anda.

Mulai dari memperbanyak konsumsi serat, menghindari rokok maupun alkohol, berolahraga secara rutin, serta menjauhi stres.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved