Breaking News:

Konflik Afghanistan

Hubungan Taliban dan Pakistan Saling Bersitegang, Kenapa ya?

Tapi juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, menepis adanya kesengajaan atau keretakan antara jiran di timur dan penguasa baru Afganistan itu.

Editor: Mumu Mujahidin
(HO/STR/AFP)
Pejuang Taliban berpose saat mereka berjaga di sepanjang pinggir jalan di Herat. Afghanistan, pada 14 Agustus 2021. 

TRIBUNCIREBON.COM - Hubungan Taliban dan Pakistan bersitegang.

Akhir September silam, lebih sebulan setelah menduduki ibu kota Afganistan, Kabul, gerilayawan Taliban menghentikan sebuah truk Pakistan di perbatasan Torkham, dan mencabut bendera negara yang dipajang.

Insiden itu membuat marah Islamabad.

Tapi juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, menepis adanya kesengajaan atau keretakan antara jiran di timur dan penguasa baru Afganistan itu.

Ucapannya tidak sepenuhnya benar, seiring munculnya ketegangan-ketegangan kecil di antara Taliban dan Pakistan.

Warga berada di antara puing-puing rumah yang runtuh setelah gempa bumi di barat daya Pakistan pada 7 Oktober 2021. Sekitar 20 orang tewas dan lebih dari 200 terluka.
Warga berada di antara puing-puing rumah yang runtuh setelah gempa bumi di barat daya Pakistan pada 7 Oktober 2021. Sekitar 20 orang tewas dan lebih dari 200 terluka. (AFP)

Taliban sejauh ini belum menyanggupi tuntutan Islamabad untuk mengakui Garis Durrand yang membelah kawasan Pashtun di antara kedua negara.

Padahal, sikap tersebut menjadi salah satu alasan keretakan antara Pakistan dan pemerintahan lama Afghnistan.

Mayoritas anggota etnis Pashtun, termasuk Taliban, tidak menerima perbatasan internasional sepanjang 2,670 kilometer tersebut.

Garis Durrand dibuat pemerintahan kolonial Inggris pada 1893, dan masih disengketakan Pakistan dan Afganistan hingga kini.

Baca juga: Di Tangan Taliban, Afghanistan Dinilai Pakistan dan Swedia Berada Diambang Kehancuran, Ini Alasannya

Taliban cari pengakuan, Pakistan sokong Haqqani

Pakistan berperan besar memfasilitasi kesepakatan AS dan Taliban pada 2020.

Islamabad juga banyak mendukung Taliban sejak naik kuasa pada 15 Agustus lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved