Breaking News:

Aset Pemkab Kuningan Banyak yang Hilang Bahkan Pindah Tangan, Ketua Komisi III DPRD Bilang Begini

aset Pemda itu wajib diketahui oleh kalangan masyarakat luas, sehingga kondisinya menjadi tanggung jawab bersama.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
(tribunjabar/ahmad ripai)
Ilustrasi Taman Kota Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRINUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Ketua Komisi III DPRD Kuningan Dede Sudrajat mengaku sangat prihatin dengan kinerja pemerintah daerah. Hal itu menyusul dengan menghilangnya beberapa aset Pemda hingga ada beberapa bagian pindah tangan.

"Iya, kami sangat prihatin dengan aset Pemda yang diduga hilang. Ada yang pindah tangan serta kepemilikan, dari tingkat pengusaha hingga ada beberapa aset pindah tangan alias dimiliki pejabat," kata Dede sekaligus politisi PKS Kuningan saat memberikan keterangan di ruang Fraksi PKS, Gedung DPRD setempat, Senin (25/10/2021).

Keprihatinan lain muncul, kata Dede setiap rapat dengar pendapat melalui mitra kerja, jumlah atau data aset Pemda tidak pernah terbuka. Padahal aset Pemda itu wajib diketahui oleh kalangan masyarakat luas, sehingga kondisinya menjadi tanggung jawab bersama.

"Bagaimana pemerintah akan serius dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Sementara data aset saja tidak tertib, sehingga kami di DPRD tidak mengetahui berapa jumlah, titik, lokasinya dimana saja," katanya.

Baca juga: Anak Buah Prabowo di Kuningan Yakin Polisi Bisa Ungkap Kasus Teror Bom Bank di Ciawigebang

Selain itu, Dede berharap etos kerja Pemda Kuningan bisa lebih serius. Pasalnya, dalam beberapa waktu kebelakang ada laporan dari masyarakat terkait lahan atau aset Pemda pindah tangan.

"Betul, belum lama kami menerima laporan ada beberapa lahan atau aset Pemda pindah tangan. Tindakan ini jelas kegiatan buruk dan harus mendapat pengawasan bersama sehingga aset itu terjaga," katanya.

Menyinggung soal aset Pemda bergerak, kata Dede tidak menampik bahwa jumlah kendaraan dinas itu tidak terkendali. Dalam urusan lelang hingga menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat. "Dalam kegiatan lelang aset bergerak itu sifatnya terbuka, jadi kami mohon Pemda harus serius soal penanganan dan mengurusi aset - aset Pemda ini," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved