Breaking News:

Konflik Afghanistan

Di Tangan Taliban, Afghanistan Dinilai Pakistan dan Swedia Berada Diambang Kehancuran, Ini Alasannya

Afghanistan jatuh dalam krisis ekonomi dan kemanusiaan setelah kelompok Taliban kembali naik di tampuk kekuasaan.

Editor: Mumu Mujahidin
(Alexander Zemlianichenko / POOL / AFP)
Anggota delegasi Taliban, termasuk wakil perdana menteri Abdul Salam Hanafi (tengah), menghadiri konferensi internasional terkait Afghanistan di Moskow pada 20 Oktober 2021. 

TRIBUNCIREBON.COM - Berada di tangan Taliban, Afghanistan diambang kehancuran.

Hal itu disampaikan Menteri Swedia dan Pakistan pada Sabtu (23/10/2021).

Mereka memperingatkan bahwa Afghanistan akan segera runtuh jika masyarakat internasional tidak cepat bertindak.

Afghanistan jatuh dalam krisis ekonomi dan kemanusiaan setelah kelompok Taliban kembali naik di tampuk kekuasaan.

Pemerintah yang didukung Barat terusir pada Agustus 2021 lalu.

Hal itu memicu penghentian bantuan berupa dana miliaran dolar untuk menyokong ekonomi Afghanistan.

"Negara ini berada di ambang kehancuran dan keruntuhan itu datang lebih cepat dari yang kita duga," kata Menteri Pembangunan Swedia, Per Olsson Fridh, kepada Reuters di Dubai, dikutip dari CNN.

Baca juga: Taliban Eksekusi Mati Atlet Voli Wanita dengan Kejam Dibenarkan oleh Pelatih, Ini Kata Keluarga

Perempuan Afghanistan meneriakkan slogan-slogan dan memegang plakat selama protes hak-hak perempuan di Kabul pada 21 Oktober 2021. - Taliban dengan keras menindak liputan media tentang protes hak-hak perempuan di Kabul pada 21 Oktober pagi, memukuli beberapa wartawan. (Photo by BULENT KILIC / AFP)
Perempuan Afghanistan meneriakkan slogan-slogan dan memegang plakat selama protes hak-hak perempuan di Kabul pada 21 Oktober 2021. - Taliban dengan keras menindak liputan media tentang protes hak-hak perempuan di Kabul pada 21 Oktober pagi, memukuli beberapa wartawan. (Photo by BULENT KILIC / AFP) (AFP/BULENT KILIC)

Menurut Fridh, kemerosotan ekonomi akan memberikan lingkungan yang mendukung untuk pertumbuhan terorisme di negara itu.

Kendati demikian, katanya, Swedia tidak akan menyalurkan bantuan dana melalui Taliban.

Pihaknya mengaku akan meningkatkan bantuan kemanusiaan melalui kelompok masyarakat sipil Afghanistan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved