Breaking News:

Konflik Afghanistan

Taliban Eksekusi Mati Atlet Voli Wanita dengan Kejam Dibenarkan oleh Pelatih, Ini Kata Keluarga

Dalam sebuah wawancara dengan The Persian Independent, sang pelatih voli menyebut Mahjabin Hakimi dipenggal oleh Taliban pada awal Oktober.

Editor: Mumu Mujahidin
(dailymail.com)
Cerita seorang pemain voli wanita Afghanistan meninggal setelah dipenggal Taliban, keluarga buka suara. 

Taliban juga memaksa banyak atlet wanita nasional berprestasi untuk bersembunyi.

Buntut dari peristiwa ini, tim bola voli nasional wanita Afghanistan telah mengajukan petisi kepada organisasi asing untuk membantu mengeluarkan mereka dari Afghanistan.

Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Zahra Fayazi, salah seorang anggota tim voli yang berhasil melarikan diri ke Inggris pada bulan Agustus ikut buka suara.

Ia menjelaskan bagaimana sesama pemain telah dibunuh oleh Taliban.

"Pemain kami yang tinggal di provinsi harus pergi dan tinggal di tempat lain," katanya kepada BBC bulan lalu.

"Mereka bahkan membakar peralatan olahraga mereka untuk menyelamatkan diri dan keluarga mereka. Mereka tidak ingin mereka menyimpan sesuatu yang berhubungan dengan olahraga. Mereka ketakutan," jelasnya.

Baca juga: Taliban Tak Berdaya ISIS Terus Bombardir Masjid-masjid Syiah di Afghanistan, Terbaru 37 Meninggal

Keluarga Membantah Mahjabin Hakimi Meninggal Dipenggal Taliban

Dikutip dari The Sun, keluarga Mahjabin Hakimi, seorang pemain bola voli Afghanistan yang dilaporkan dipenggal oleh Taliban buka suara.

Keluarganya mengatakan bahwa Mahjabin tidak dibunuh oleh para militan Taliban.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved