Breaking News:

Ini Alasan Orang Luar Sebut Majalengka Sebagai Kota Angin, Prakirawan BMKG Pun Urun Pendapat

sejak kapan Majalengka dijuluki sebagai Kota Angin dan siapa orang yang pertama kali memberi julukan tersebut?

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/ Eki Yulianto
Tugu Bola Dunia yang ada di Bundaran Munjul Majalengka sepi dari wisatawan, Sabtu (2/1/2021). Hal itu sangat berbeda dibandingkan dengan tahun lalu yang ramai didatangi wisatawan. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Sebutan Kota Angin sudah cukup melekat kuat pada diri Kabupaten Majalengka.

Tidak hanya masyarakat lokal, orang dari luar daerah pun terus menyebut hal tersebut.

Lalu, sejak kapan Majalengka dijuluki sebagai Kota Angin dan siapa orang yang pertama kali memberi julukan tersebut?

Ketua Grup Majalengka Baheula (Grumala), Nana Rohmana mengatakan, tidak ada catatan sejarah pasti yang menuliskan tentang asal usul julukan Kota Angin bagi Majalengka.

"Kalau sejarah pastinya tidak ada karena di dalam lambang Majalengka sendiri saat ini tidak ada itu simbol angin di situ. Jadi gak dibahas di penyusunan lambang Majalengka soal angin ini," ujar Nana saat dimintai keterangan, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Ada Plang Larangan Berjualan di Alun-alun Majalengka, PKL Kecewa

Ia menjelaskan, julukan Kota Angin mulai terdengar sekitar tahun 1980-an.

Saat itu memang angin di Majalengka dikenal kencang khususnya pada bulan Juni-September.

Pria yang akrab disapa Kang Naro ini menduga, julukan Majalengka Kota Angin pertama kali diucapkan oleh orang dari luar Majalengka.

Karena menurutnya, masyarakat Majalengka tidak pernah mempersoalkan kencangnya kecepatan angin.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved