Breaking News:

Ancaman Bom Ledakkan Bank di Ciawigebang

5 Fakta Kasus Teror Bom Bank di Kecamatan Ciawigebang Hingga Menjadi Perhatian Publik

kasus teror Bom Bank ini membuat prihatin pejabat ASN nomor wahid di Kuningan, terlebih dalam waktu dekat pemerintah segera melaksanakan Pilkades

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Net/Istimewa
Ilustrasi bom 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kasus teror bom Bank di Kecamatan Ciawigebang pada Jumat (22/10/2021) atau persis Hari Santri Nasional 2021, menjadi perhatian publik. Pasalnya, Kuningan memiliki sejarah pelaku alsi terorisme beberapa tahun silam.

Ketika itu, warga Kuningan terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Hotel Ritz-Carlton Jakarta. Hingga pascakejadian itu,  warga Kuningan sempat kesulitan untuk mendapat pekerjaan di kota besar.

Terlepas dengan kejadian itu, berikut sedikitnya 5 fakta terjadi teror bom Bank yang menggegerkan warga sekitar.

Baca juga: Teror Bom Ancam Ledakkan Bank di Ciawigebang, Karyawan Bank Ungkap Begini

1. Teror Bom Bank di Kecamatan Ciawigebang bermula diketahui warga.

Teror itu disebar melalui pesan berantai pada aplikasi WhatsApp.

2. Petugas kepolisian dari Polsek dan Koramil Ciawigebang langsung mendatangi sejumah bank di wilayah hukum sekitar.

Saat mendatangi lokasi, polisi memeriksa satu per satu kantor bank itu hingga terjadi penunda pelayanan yang biasa dilakukan manajamen Bank kepada nasabah hingga beberapa waktu saat itu.

3. Koordinasi dengan Densus 88

Penyidikan Kasus teror Bom ini otomatis melibatkan Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Kuningan, sehingga dilakukan koordinasi dengan Tim Densus 88. Sehingga kasus teror bom menjadi perhatian Tim Densus 88 bersama jajaran Kepolisian di Mapolres Kuningan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved