Breaking News:

Ancaman Bom Ledakkan Bank di Ciawigebang

Teror Bom Bank di Kuningan, Saksi Bilang Ngeri karena Takut Beneran Meledak

Buntut dari teror bom tersebut, sebanyak 6 Bank di Kecamatan Ciawigebang, pelayan Bank pun langsung dihentikan sementara.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Net/Istimewa
Ilustrasi bom 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kasus teror bom Bank di Ciawigebang, Kuningan melalui pesan berantai di WhatsApp langsung ditangani TNI dan Polri.

Buntut dari teror bom tersebut, sebanyak 6 Bank di Kecamatan Ciawigebang, pelayan Bank pun langsung dihentikan sementara.

"Iya tadi pas saya lihat ada polisi dan tentara. Layanan bank di Kecamatan Ciawigebang pun tutup," kata Suherli salah seorang nasabah yang hendak ke Bank di daerah setempat saat dihubungi ponselnya tadi, Jumat (22/10/2021).

Ibu anak dua ini menceritakan, awalnya tidak sadar dengan kedatangan para petugas dari Kepolisian dan Tentara tersebut. Namun belakangan, informasi diterima geger menyebar pesan teror bom.

"Ya awal biasa aja. Tapi saat itu juga, saya dapat informasi ada pesan Bank di Kecamatan Ciawigebang akan di ledakan. Dari situ saya takut, dang langsung pulang, karena takut beneran meledak," kata Suherli.

Ditanya jumlah Bank di Kecamatan Ciawigebang, Ia menyebut bahwa di daerahnya itu ada sebanyak 6 kantor jasa pelayanan keuangan.

"Enam Bank itu, tiga Bank BRI, terus ada BPR, Bank Mandiri dan Bank BJB," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, muncul broadcast berisi ancaman bom melalui pesan berantai di Aplikasi Whatsapps warga Kecamatan Ciawigebang langsung gegerkan warga sekitar.

Terlebih dalam pesan berantai itu sangat jelas menggunakan huruf kapital dengan kalimat ancaman sebagai berikut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved