Breaking News:

Hari Santri Nasional

Ratusan Santri Mundu Cirebon Padati Gerai Vaksin Presisi Ditpolairud Polda Jabar

Direktur Polairud Polda Jabar, Kombes Pol Widihandoko, mengatakan, kegiatan kali ini digelar dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2021.

Editor: Mumu Mujahidin
Ahmad Imam Baehaqi/Tribuncirebon.com
Santri saat disuntik vaksin Covid-19 di Gerai Vaksin Presisi Ditpolairud Polda Jabar di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jumat (22/10/2021). 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Ratusan santri tampak memadati Gerai Vaksin Presisi Ditpolairud Polda Jabar di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jumat (22/10/2021).
Namun, mereka tampak mematuhi protokol kesehatan saat mengantre divaksin Covid-19 seperti memakai masker dan menjaga jarak.
Sejumlah petugas juga terlihat sigap mengatur antrean para santri yang akan disuntik vaksin sehingga tetap menerapkan protokol kesehatan.
Bahkan, para petugas juga tampak langsung memberikan masker kepada santri dan masyarakat umum yang kedapatan tidak mengenakannya.
Santri saat disuntik vaksin Covid-19 di Gerai Vaksin Presisi Ditpolairud Polda Jabar di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jumat (22/10/2021).
Santri saat disuntik vaksin Covid-19 di Gerai Vaksin Presisi Ditpolairud Polda Jabar di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jumat (22/10/2021). (Ahmad Imam Baehaqi/Tribuncirebon.com)
Direktur Polairud Polda Jabar, Kombes Pol Widihandoko, mengatakan, kegiatan kali ini digelar dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2021.
Pihaknya juga bersinergi dengan Polres Cirebon Kota karena Desa Citemu merupakan wilayah hukumnya meski secara administratif berada di Kabupaten Cirebon.
"Hasil pengecekan di lapangan diketahui bahwa banyak santri di Desa Citemu yang belum divaksin," ujar Widihandoko saat ditemui usai kegiatan.
Ia mengatakan, hal itulah yang melatarbelakangi vaksinasi bagi santri kali ini karena mereka belum mendapatkan kesempatan divaksin Covid-19.
Jajarannya juga menggandeng Keluarga Besar MWC NU Kecamatan Mundu, unsur TNI, Forkopimcam Mundu, dan lainnya dalam vaksinasi tersebut.
Selain santri, kegiatan itu pun dapat diikuti masyarakat umum yang akan menjalani vaksinasi dosis pertama maupun kedua.
Namun, pihaknya berpesan kepada seluruh santri dan warga Desa Citemu yang telah divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan.
Pasalnya, vaksinasi bukan jaminan membuat kebal dari Covid-19 sehingga mereka masih mempunyai kemungkinkan terpapar.
"Prokesnya tetap dijalankan, dari mulai memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas," kata Widihandoko.
Sementara Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, menyampaikan, kegiatan kali ini menyediakan 1000 dosis vaksin Covid-19 bagi santri dan masyarakat Desa Citemu.
Ia juga berjanji bakal menyasar kalangan masyarakat lainnya untuk divaksin Covid-19, khususnya mereka yang tinggal di kawasan pesisir di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.
"Kami meminta dukungan masyarakat untuk bersama-sama mengendalikan penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi, sehingga herd immunity segera terbentuk," ujar M Fahri Siregar.
Salah seorang santri yang divaksin, M Husein, mengaku sempat khawatir untuk mengikuti vaksinasi karena takut jarum suntik.
Namun, ia berusaha keras untuk melawan rasa takutnya hingga akhirnya berhasil lolos skrining dan disuntik vaksin kemudian menjalani observasi.
"Alhamdulillah, sudah divaksin. Saya takut jarum tapi setelah disuntik enggak ada (gejala) apa-apa, dan enggak sakit juga," kata M Husein saat ditemui di ruang observasi.
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved