Breaking News:

Peringatan Amerika Serikat ke China: Jangan Sentuh Taiwan atau Anda Kami Bombardir!

Namun, tampaknya itu menyimpang dari kebijakan luar negeri AS yang telah lama dipegang.

REUTERS
Potret Joe Biden dan Xi Jinping 

TRIBUNCIREBON.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden bersumpah bahwa Amerika Serikat akan membela Taiwan jika negara itu diserang oleh China.

Namun, tampaknya itu menyimpang dari kebijakan luar negeri AS yang telah lama dipegang.

Mengutip dari BBC, pada acara balai kota CNN, seorang bertanya kepada Biden, apakah dia bisa bersumpah untuk melindungi Taiwan, dan apa yang akan dia lakukan untuk mengikuti perkembangan militer China.

Dia menambahkan tidak perlu khawatir tentang apakah mereka mampu meningkatkan pertahanan, karena China, Rusia, dan seluruh dunia tahu bahwa AS memiliki militer paling kuat dalam sejarah dunia.

Dia kemudian ditanyai untuk kedua kalinya oleh penyiar CNN, Anderson Cooper apakah AS akan datang ke pertahanan Taiwan jika terjadi serangan oleh China.

Biden pun menjawab akan melakukan itu.

"Ya, kami memiliki komitmen untuk melakukan itu," jawab Biden.

Seorang juru bicara Gedung Putih kemudian muncul menolak komentar Biden, mengatakan kepada media AS bahwa AS tidak akan mengubah kebijakan lama.

" (AS) tidak mengumumkan perubahan apa pun dalam kebijakan kami dan tidak ada perubahan dalam kebijakan kami," katanya.

Ini bukan pertama kalinya hal seperti itu terjadi.

Pada bulan Agustus, Biden tampaknya menyarankan sikap yang sama terhadap Taiwan dalam sebuah wawancara dengan ABC News.

Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato tentang gencatan senjata Israel-Hamas di Cross Hall Gedung Putih, di Washington, DC pada 20 Mei 2021.
Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato tentang gencatan senjata Israel-Hamas di Cross Hall Gedung Putih, di Washington, DC pada 20 Mei 2021. (Nicholas Kamm / AFP)
Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved