Breaking News:

Kesehatan

Panu Dianggap Remeh, Padahal Mengganggu Penampilan, Ini Gejala dan Cara Pengobatannya yang Manjur

Panu disebabkan oleh perkembangan jamur di kulit, yang bisa dipicu oleh lemahnya sistem kekebalan tubuh, perubahan hormon, atau kekurangan nutrisi

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
ilustrasi panu/tribunjogja
ilustrasi panu 

TRIBUNCIREBON.COM - Panu adalah infeksi jamur yang mengganggu pigmen kulit, sehingga timbul bercak dengan warna yang lebih terang atau lebih gelap pada kulit. Infeksi kulit ini muncul secara perlahan, namun seiring waktu bercak kulit tersebut menyatu dan membentuk bercak yang lebih besar.

Dilansir dari sebuah artikel di Alodokter.com yang sudah ditinjau oleh dr. Tjin Willy, dijelaskan bahwa panu bukan penyakit yang menimbulkan rasa sakit atau menular.

Area kulit yang paling banyak terjangkit panu adalah punggung, dada, lengan atas, leher, serta perut. Kondisi ini banyak dialami remaja. Meski tidak menyakitkan, panu dapat menyebabkan seseorang merasa tidak nyaman atau tidak percaya diri.

Baca juga: Ratna Terpaksa Putus Sekolah Akibat Gizi Buruk dan Penyakit Kulit, Sang Nenek Sempat Curigai Hal Ini

Gejala yang paling jelas terlihat pada penderita panu adalah bercak pada permukaan kulit. Gejala yang muncul berupa:

  • Bercak putih pada kulit atau bisa juga bercak yang berwarna lebih gelap dari kulit.
  • Muncul bercak berwarna merah muda, merah, kecokelatan, atau cokelat.
  • Bercak kulit dapat terjadi pada punggung, dada, leher, atau lengan atas.
  • Kulit terasa kering atau bersisik dan gatal.
  • Penyebab dan Pengobatan Panu

Panu disebabkan oleh perkembangan jamur di kulit, yang bisa dipicu oleh lemahnya sistem kekebalan tubuh, perubahan hormon, atau kekurangan nutrisi. Di samping itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami panu, antara lain:

  • Keringat berlebihan
  • Kulit yang berminyak
  • Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit panu.
  • Panu dapat diatasi dengan terapi antijamur, baik dalam bentuk losion, krim, atau sampo. Untuk kasus panu yang ringan, beberapa obat yang dijual bebas di pasaran juga dapat digunakan untuk membunuh infeksi jamur.

Obat panu umumnya dapat dibeli bebas dan mudah ditemukan di apotek. Namun agar bisa menghilangkan panu dengan efektif, Anda harus tahu cara memilih dan menggunakan obat panu yang tepat.

Panu atau tinea versicolor merupakan penyakit infeksi jamur yang ditandai dengan munculnya bercak-bercak berwarna terang atau gelap pada kulit. Walaupun panu tidak menular dan tidak menyakitkan, kondisi ini dapat menimbulkan rasa malu dan kadang gatal-gatal, sehingga banyak penderitanya yang menginginkan obat panu yang efektif.

Ragam Jenis Obat Panu dan Cara Penggunaannya
Berikut ini adalah beberapa jenis obat panu beserta cara penggunaannya yang perlu Anda ketahui:

  • Obat panu salep atau krim
  • Obat panu salep atau krim bisa digunakan untuk panu yang tidak terlalu banyak. Obat panu sediaan ini terdiri dari beragam jenis, yaitu:
  1. Miconazole
  2. Terbinafine
  3. Clotrimazole
  4. Ciclopirox dan ketoconazole, biasanya diresepkan untuk kondisi panu yang tergolong serius

Cara penggunaan obat panu sediaan salep cukup mudah. Pertama-tama, bersihkan terlebih dahulu daerah yang terkena panu, lalu keringkan. Setelah itu, oleskan obat di atas panu. Obat panu salep atau krim biasanya digunakan 1–2 kali sehari selama 2 minggu.

Obat panu sampo
Obat panu sediaan sampo terdiri dari beragam jenis, yaitu:

  • Selenium sulfide
  • Ciclopirox
  • Ketoconazole
Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved