Breaking News:

Teror Anjing Liar Muncul Lagi

Fakta - fakta Anjing Liar Kembali Menyerang Kambing Milik Peternak di Kuningan

Kandang ternak kambing berada di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) di bawah kuasa pengelolaan PT Geger Halang milik TNI Angkatan Laut

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Ilustrasi - Belasan hewan ternak mati beberapa hari lalu, yang diketahui dari kandang berbeda lokasi di Desa / Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Kamis (3/2/2021) 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kasus teror anjing liar menyerang kambing milik peternak di Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat, memiliki sejumlah fakta di sekitar tempat kejadian di lokasi sempat.

Berikut fakta-fakta yang dikumpulkan TribunCirebon.com:

1. Kandang ternak kambing berada di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) di bawah kuasa pengelolaan PT Geger Halang milik TNI Angkatan Laut. Lahan PT Geger Halang terbentang luas berada di kaki Gunung Ciremai, diketahui dari Blok Cibunar sekaligus pos pendakian gunung tertinggi di Jawa Barat itu masuk wilayah Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus.

Baca juga: Peternak Kambing di Kuningan Ini Kaget, Pintu Kandang Terbuka, Anjing Liar sedang Gerogoti Kambing

Baca juga: Jadi Lokasi Kejadian Anjing Liar Serang Hewan Ternak Warga, Kapolsek Pasawahan Ungkap Begini

Kemudian, selain itu ada sebagian lahan PT Geger Halang secara administrasi wilayah masuk di Kecamatan Mandirancan dan Kecamatan Pasawahan. Disamping itu, kantor PT Geger Halang itu berada di wilayah hukum Polsek Mandirancan.

2. Kawasan kandang ternak kambing yang menjadi lokasi serangan anjing liar, sebenarnya lahan itu dilarang keras untuk dilakukan perburuan. Hal itu di tegaskan dengan sejumlah peraturan hingga dibuat rambu atau reklame pelarangan untuk melakukan perburuan.

3. Kejadian anjing liar serang ternak milik kelompok petani ini merupakan kejadian pertama di lingkungan PT Geger Halang yang berada di Kecamatan Pasawahan. Pasalnya, daerah tersebut selain memiliki kebun pertanian getah karet, juga ada lokasi wisata yang dikenal sebutan Wisata Off-road Cibuntu (WOC).

4. Lokasi kandang dari pemukiman warga sangat jauh atau sekitar berjarak 1 Kilometer. Koloni kambing berbagai jenis jumlahnya sekitar 42 ekor dan 6 ekor dinyatakan mati usai kena serangan anjing liar.

5. Akibat kejadian itu pemerintah langsung melakukan pengendalian lingkungan dalam mencegah serangan anjing liar. Berdasarkan keterangan dihimpun, tindakan itu sebagai bentuk bantuan untuk kenyamanan peternak saat beraktivitas melakukan perawatan hewan ternak. Selain itu, pemerintah melalui tim medis khusus hewan telah memberikan racun anjing yang di simpan di tempat tertentu sebagai jebakan anjing liar. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved