Breaking News:

Ratusan Ton Ikan Mati Mengambang di Jangari Mande Cirata & Waduk Saguling, Petani Rugi Miliaran

Ratusan ton ikan mengambang menjadi bangkai dan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Ferri Amiril Mukminin
Hingga Rabu siang hamparan ratusan ton ikan penuhi permukaan Cirata blok Jatinengang Desa Mande Cianjur dan juga di Waduk Saguling KBB. 

Laporan Wartawan Cianjur dan KBB, Ferri Amiril & Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Bencana melanda petani ikan kolam jaring apung Jangari Blok Jatinengang, Desa Mande, Kecamatan Mande Cianjur, Rabu (20/10/2021). Ratusan ton ikan mengambang menjadi bangkai dan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Hamparan Cirata di blok Jatinengang berubah menjadi hamparan bangkai ikan dengan bau amis bangkai menyengat.

Jimmi Samianto (29) seorang pemilik kolam jaring apung MLJ, mengatakan kejadian bencana akibat cuaca buruk kali ini merupakan paling parah selama terjadi bencana.

"Di kolam MLJ saja kerugian ditaksir mencapai Rp 700 juta karena 24 kolam dari enam unit semua ikannya mati," ujar Jimmi ditemui siang ini.

Baca juga: Ribuan Ton Ikan Mati di KJA Waduk Darma, Warga Khawatir Cemari Pasokan Air, Ini Kata PAM Tirta

Jimmi mengatakan, hingga siang ini para petani belum menemukan ikan yang hidup di kolamnya. Kegiatan petani hingga siang ini disibukkan dengan membuang bangkai ikan.

Di kolam Jimmi hingga siang ini ikan yang mati mencapai 50 ton. Belum di kolam milik petani ikan lainnya.

"Ini yang terparah, hingga siang ini kami belum menemukan ikan yang masih hidup," kata Jimmi.

Sore harinya sebelumnya satu ton ikan juga mengalami kematian di kolam milik Saepul di kawasan Jangari.

Pagi hari sebelumnya ribuan ikan kembali mengalami mabuk dan mati di kolam jaring apung Cirata blok Jatinengang, Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved