Breaking News:

Kesehatan

Penderita Asam Urat Wajib Hindari Makanan dan Minuman Ini, Sakit Hebat Kalau Kambuh di Malam Hari

Serangan penyakit ini umumnya terjadi di malam hari secara tiba-tiba dan menyebabkan rasa sakit yang hebat.

Editor: Machmud Mubarok
Via alodokter.com
Ilustrasi Penyakit Asam Urat 

TRIBUNCIREBON.COM - Penyakit asam urat adalah jenis radang sendi yang dipicu oleh tingginya kadar asam urat (uric acid) di dalam tubuh.

Kadar asam urat yang tinggi bisa disebabkan oleh tubuh yang menghasilkan terlalu banyak asam urat, atau ginjal yang tidak membuang asam urat secara efektif. Ketika penyakit asam urat melanda, kristal kecil seperti jarum akan terbentuk dan bergerak ke hampir semua persendian, termasuk pergelangan kaki, tangan, dan jempol kaki.

Serangan penyakit ini umumnya terjadi di malam hari secara tiba-tiba dan menyebabkan rasa sakit yang hebat. Akibatnya, kita tidak dapat menggerakkan sendi yang terkena asam urat.

Setiap orang dapat mengalami penyakit asam urat. Namun, beberapa orang lebih sensitif terhadap makanan dan minuman tinggi purin, sehingga menghasilkan lebih banyak asam urat. Faktor genetik atau turunan juga berpengaruh. Jika kita memiliki anggota dengan asam urat, kita berisiko lebih tinggi untuk menderita penyakit tersebut.

Baca juga: Asam Urat Kambuh? Konsumsi Saja infused Water, Nyeri Bakal Hilang

Selain itu, satu studi yang dimuat dalam jurnal Arthritis Research and Therapy menunjukkan, kelebihan berat badan dikaitkan dengan risiko penyakit asam urat yang lebih tinggi.

Pada studi lain yang dimuat dalam jurnal Arthritis and Rheumatology, peserta yang kelebihan berat badan berisiko lebih besar (85 persen) memiliki kadar asam urat lebih tinggi ketimbang orang dengan berat badan normal.

Hindari makanan tertentu saat asam urat tinggi

Penggunaan obat-obatan dan minyak esensial dapat meringankan gejala asam urat lebih cepat. Tetapi jangan lupa, beberapa makanan pemicu asam urat pun harus dihindari.

Bernadette Siaton, MD, ahli reumatologi di University of Maryland Medical Center yang merawat penderita asam urat, mengatakan perlunya mengubah pola makan. Dia menganjurkan pasien yang dirawatnya untuk mengonsumsi makanan rendah lemak, rendah gula, sehat, dan seimbang.

"Jenis diet itu bermanfaat bagi kebanyakan orang, meski kadar asam uratnya normal," kata Siaton.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved