Breaking News:

Banjir Lembang Berpotensi Jadi Ancaman Bagi Kota Bandung, Warga Diminta Lebih Waspada

Kota Bandung diingatkan untuk lebih waspada menyusul adanya kejadian banjir yang kerap terjadi di wilayah Lembang

Dokumentasi BPBD KBB
ilustrasi: Bencana longsor dan banjir bandang menerjang tiga wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), hingga menyebabkan sejumlah rumah milik warga mengalami kerusakan yang cukup parah, pada Minggu (17/10/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Wilayah Kota Bandung diingatkan untuk lebih waspada menyusul adanya kejadian banjir yang kerap terjadi di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Hal itu karena banjir ini dinilai bisa berdampak terhadap wilayah yang lebih rendah.

Sebelumnya, Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH) Jawa Barat menilai terkait banjir yang terjadi di Kampung Babakan, RT 1/3, Desa Cikole tak hanya karena saluran air tersumbat sampah saja, tetapi ada faktor lain yakni lahan di bagian hulunya sudah gundul dan tidak ditanami tanaman keras.

"Bisa saja menimbulkan bencana banjir ke Kota Bandung karena selain cuaca ekstrem, ada juga saluran air yang penuh oleh sampah dan nantinya (limpasan air) mengalir ke sungai Cikapundung karena run off pasti tinggi," ujar Ketua FPLH Jabar Thio Setiowekti, saat dihubungi, Rabu (20/10/2021).

Atas hal tersebut, pihaknya mengingatkan agar Kota Bandung harus bersiap dalam menghadapi dampak banjir tersebut dengan cara melakukan antisipasi yang benar-benar matang, terutama memperbaiki drainase.

"Bandung kalau gak siap-siap dari sekarang, ya terima nasib karena run off nya pasti kenceng dari sini. Nah pengendaliannya dimana? Ya Bandung harus perbaiki drainase," ucapnya.

Sementara untuk Pemkab Bandung Barat, kata dia, harus memperketat pengendalian pembangunan di wilayah Kawasan Bandung Utara (KBU), terutama dalam hal perizinan.

"KBU sekarang daya dukungnya sudah tidak memadai, karena pembangunan sebelumnya sudah tidak terkendali. Kalau kita lihat pembangunan sekarang sudah terlalu banyak. Nah pembangunan itu sesuai gak dengan aturan yang berlaku di KBU, sekarang banyak bangunan yang tidak sesuai aturan, jadi itu yang harus dikendalikan," kata Thio.

Ketua Forum Peduli Bandung Utara (Forbat) Suherman, mengatakan, banjir di kawasan Lembang khususnya di depan Pasar Panorama Lembang dan Cikole akibat alih fungsi lahan di hulu dan drainase yang tidak berfungsi dengan baik. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved