Breaking News:

PPKM di Jawa dan Bali Diperpanjang Kembali HIngga 1 November 2021, 9 Daerah Masuk Level 1

Pemerintah juga mengimbau kemungkinan gelombang ketiga yang terjadi pada libur Natal dan Tahun Baru mendatang.

Editor: Machmud Mubarok
KOMPAS.COM/MUTIA FAUZI
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Selasa (2/7/2019).) 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali kembali diperpanjang selama dua pekan ke depan atau sampai tanggal 1 November 2021

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa sudah ada kegiatan yang mengabaikan protokol kesehatan.

Sehingga, pemerintah mengimbau agar masyarakat tetap patuh protokol kesehatan.

Pemerintah juga mengimbau kemungkinan gelombang ketiga yang terjadi pada libur Natal dan Tahun Baru mendatang.

Baca juga: Targetkan PPKM Level 1, Pemkot Cirebon Genjot Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

Baca juga: PPKM Level 3, Kecamatan Sumberjaya Jadi Daerah Kasus Pasien Aktif Covid-19 Tertinggi di Majalengka

Luhut mengatakan, kasus Covid-19 di Jawa-Bali kini terus menurun.

Selanjutnya, situasi kasus Covid-19 di Indonesia juga terus membaik.

Ia menjelaskan, cakupan vaksinasi di Jawa-Bali saat ini masih 43 persen.

Cakupan vaksinasi menjadi satu di antara syarat penentuan level PPKM di suatu daerah.

 
Luhut lalu menyampaikan terkait kebijakan wilayah aglomerasi.
Luhut Panjaitan.
Luhut Panjaitan. (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Berdasarkan arahan Jokowi, pemerintah mengeluarkan Bogor dan Tangerang dari penilaian wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Mengingat, sebagian besar kabupaten/kota di Jabodetabek yang seharusnya turun ke level 2 tak bisa turun karena cakupan vaksinasi Kabupaten Bogor dan Tangerang belum sesuai target.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved