Breaking News:

Tragedi Susur Sungai Ciamis

Sungai Cileueur Ciamis Disebut Angker, Siswa Ini Kabur Ketakutan Ikut Susur Sungai, Ini Katanya

Sebelum kejadian, ada warga yang sedang memancing ikan sempat melarang ia dan teman temannya yang melakukan berupa susur sungai karena angker.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribun Jabar/Andri
Evakuasi siswa MTs Harapan Baru Ponpes Cijantung Desa Dewasari Cijeungjing Ciamis yang tenggelam di Leuwi Ili 

TRIBUNCIREBON.COM - Sungai Cileueur Ciamis Jawa Barat, lokasi susur sungai maut MTs Harapan Baru dikenal angker oleh warga setempat.

Bahkan salah satu siswa memilih untuk kabur daripada mengikuti kegiatan susur sungai tersebut karena angker.

Korban selamat dalam tragedi di Sungai Cileueur Ciamis pada Jumat (15/10/2021) bercerita detik-detik 11 pelajar MTs Harapan Baru mati tenggelam.

Farhan (12), rekan Aditya Maulana korban tenggelam, mengatakan, dia kabur saat susur sungai dalam kegiatan Pramuka. 

Farhan juga pelajar di MTS Harapan Baru, warga Desa Kertarahayu Kecamatan Pamarican.

Faisal Saiful Alip Rahmat (13) adalah satu dari sekian korban yang selamat dalam tragedi maut menyusuri sungai Cileueur di Kabupaten Ciamis, Jumat (15/10/2021). Faisal berasal dari Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka yang mana rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari rumah korban yang meninggal, Aldo Maulana Majid
Faisal Saiful Alip Rahmat (13) adalah satu dari sekian korban yang selamat dalam tragedi maut menyusuri sungai Cileueur di Kabupaten Ciamis, Jumat (15/10/2021). Faisal berasal dari Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka yang mana rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari rumah korban yang meninggal, Aldo Maulana Majid (TribunCIrebon.com/Eki Yulianto)

Dia bercerita bahwa dia tidak ingin mengikuti kegiatan susur sungai bersama teman-temannya. 

"Memang harusnya saya ikut, tapi saya kabur tidak mau karena tempatnya katanya angker," kata Farhan di rumah Aditya Maulana, Sabtu (16/10/2021).

Dia juga mengaku ada firasat tidak enak yang sangat kuat dalam hatinya sehingga dia memutuskan nekat kabur dari kegiatan susur sungai tersebut.

"Dan ada firasat yang tidak enak, makanya tidak mau ikut," ujar Farhan. 

Sebelum kejadian, kata Farhan, ada warga yang sedang memancing ikan sempat melarang ia dan teman temannya yang melakukan kegiatan Pramuka berupa susur sungai.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved