Breaking News:

Guru Berusia 58 Tahun Ini Pasrah Gagal Jadi PPPK, Padahal Nilai Seleksi Bagus, 2 Tahun Lagi Pensiun

Namun nasib baik ternyata belum berpihak kepada guru SD Timuhegar, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, ini.

ISTIMEWA
Sutardi (58) gagal lolos jadi PPPK walau nilai seleksi dua kali lipat passing grade. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Masih ingat Sutardi, guru honorer yang ikut seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ( PPPK) 2021 walau usianya sudah 58 tahun?

Dia akan berada di usia pensiun dua tahun lagi.

Dalam seleksi, nilainya hampir 700, jauh di atas passing grade.

Namun nasib baik ternyata belum berpihak kepada guru SD Timuhegar, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, ini.

Lelaki yang mengabdi menjadi guru honorer sejak tahun 1990-an dan hanya menerima upah Rp 250 ribu per bulan, ternyata tak lolos seleksi.

"Saya tak lolos seleksi alias gagal jadi PPPK walaupun nilai tinggi," kata Sutardi, Sabtu (16/10/2021).

Sutardi menyebutkan, dia mendapat nilai 694.

Nilai sebesar itu hampir dua kali lipat passing grade sekitar 350.

Namun, ungkap Sutardi, dia tetap gagal karena ada peserta satu formasi dengannya memperoleh nilai 704.

Walau gagal, dia tetap bangga masih bisa mengejar nilai tinggi dan hanya terpaut 10 angka dengan peserta yang lolos dan usianya muda.

"Semua ada hikmahnya. Mungkin Allah lebih memberi kesempatan kepada yang muda," ujar Sutardi.

Untuk memenuhi kebutuhan di tengah terbatasnya upah sebagai guru honor, Sutardi juga menjalani profesi sebagai tukang jahit.

Orderannya kebanyakan dari rekan kerja.

Dengan honor Rp 250 ribu per bulan, kata Sutardi, dia tak mungkin bisa memenuhi kebutuhan istri dan empat anaknya.

"Selama ini saya menjadi tukang jahit setelah menunaikan kewajiban sebagai guru. Sepulang sekolah keliling dulu mencari orderan," kata Sutardi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved