Breaking News:

Bu Mimin Punya Firasat Tak Enak Sebelum Anaknya yang Bersekolah di MTs Harapan Baru Tenggelam

Mereka adalah warga RT 20/5, Dusun Mekarsari, Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Tribun Jabar/Andri
Evakuasi siswa MTs Harapan Baru Ponpes Cijantung Desa Dewasari Cijeungjing Ciamis yang tenggelam di Leuwi Ili 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS - Ada hal tak biasa yang dirasakan orang tua korban tragedi di Sungai Cileueur Ciamis.

Ini dirasakan oleh Mimin Mintarsih (51).

Mimin Mintarsih merupakan ibu dari Aditya Maulana.

Aditya merupakan putra ketiga dari Mimin Mintarsih.

Mereka adalah warga RT 20/5, Dusun Mekarsari, Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Sebelum Aditya Maulana (12), siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Ciamis meninggal dunia ketika kegiatan Pramuka menyusur sungai, ibu korban tiba-tiba merasa lemas.

"Kalau firasat lainnya tidak ada, hanya sebelumnya ibunya mendadak lemas, ingin terus tidur," ujar Tati (49), bibi korban saat ditemui Tribunjabar.id di depan rumah duka, Sabtu (16/10/2021) pagi.

Ini dirasakan Mimin Mintarsih, kemarin hari Jumat (16/10/2021) sebelum kejadian yang terjadi pada Aditya.

"Katanya, Tat (Tati) kayaknya teteh tidak enak badan. Terus langsung goledag we bobo (tidur)," ucapnya.

Ibunya terakhir bertemu dengan Adit hari Minggu (10/10/2021).

Saat itu kondisi Adit dalam keadaan sehat.

"Dan tadinya hari Minggu (17/10/2021) besok juga mau jemput lagi, katanya ingin renang lagi. Tapi sekarang, malah begini (meninggal dunia)," kata Tati.

Ia berharap, dengan adanya kejadian yang menimpa keluarganya bisa menjadi peringatan bagi sekolah MTs tersebut.

"Ini jelas keteledoran sekolah, apalagi guru yang membimbing kegiatan Pramuka. Sampai menyusur sungai seperti itu dan tidak ada izin lagi," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved