Breaking News:

Kasus Subang

Banyak Konten Sudutkan Yosef dan Mimin, Tim Kuasa Hukum Laporkan Ke Cyber Crime Polda Jabar

di konten-konten video yang diniliai sudah memasuki kategori dari UU ITE serta sangat menyudutkan dari kedua kliennya

Editor: Machmud Mubarok
Tribunjabar.id/Dwiky Maulana Vellayati
Yosef dan istri mudanya Mimin di Satreskrim Polres Subang 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Tim kuasa hukum dari Yosef (55) serta istri mudanya Mimin Mintarsih (51) akan bertindak tegas kepada siapapun yang secara terus menerus menyudutkan dari kedua kliennya.

Rohman Hidayat selaku tim kuasa hukum Yosef mengatakan, akan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila banyaknya konten-konten dimedia sosial yang menyudutkan dari kedua kliennnya.

"Ya jadi begini, konten yang berkaitan dengan konten pemberitaan kasus Subang ini saya sudah warning. Sekali lagi buat siapapun di luar sana yang sengaja atau tidak sengaja menyebarkan berita bohong, saya pastikan akan melaporkan ke Polda Jawa Barat Cyber Crime," ucap Rohman di Subang, Kamis (14/10/2021).

Menurut Rohman, dirinya sudah berkonsultasi kepada pihak kepolisian bagaimana konten-konten yang diunggah terutama di konten Youtube tersebut sudah menyalahi aturan, terlebih dinilai sudah mendahului dari pihak kepolisian.

"Saya juga sudah konsultasi ada beberapa video berapa Youtuber juga, Youtuber lokal di Subang juga ada sudah dilaporkan, sekarang sedang dianalisa oleh teman-teman penyidik Polda," katanya.

Baca juga: Info Kasus Subang Terbaru, Cucu Tuti Menggambar Batu Nisan Bertuliskan Nenek, Wajahnya Jadi Sorotan

Baca juga: Sepertinya Kasus Subang Sudah Mulai Ada Pencerahan, Rekening Amalia Jadi Petunjuk Penyidikan Polisi

Lanjut Rohman, di konten-konten video yang diniliai sudah memasuki kategori dari UU ITE serta sangat menyudutkan dari kedua kliennya, pelaporan resmi akan dilayangkan langsung oleh pihaknya.

"Kalo memang masuk unsur pelanggaran Undang-Undang ITE ya akan segera kita akan melakukan pelaporan yang resminya," ujar Rohman.

Dapat diketahui, kasus dari perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) sendiri memang dinilai sangat menjadi sorotan dari publik sendiri.

Pasalnya, kedua korban merupakan ibu dan anak yang ditemukan tewas secara mengenaskan di dalam bagasi mobil mewah jenis Alpard milik korban.

Sementara itu, sampai dengan hari ke 57, pihak kepolisian masih terus berupaya untuk mengungkap misteri dari kematian Tuti serta Amalia.

Kabar terbaru, pihak kepolisian saat ini sudah memintai keterangan dari 54 saksi.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved