Breaking News:

Penggali Sumur di Garut Ini Tiba-tiba Lemas Tubuhnya, Tak Lama Kemudian Meninggal Dunia

Namun setelah menggali di kedalaman 7 meter, air tidak kunjung terlihat oleh mereka. 

ISTIMEWA
ILUSTRASI: (Foto tak terkait berita) Dua orang warga meninggal dunia akibat tersambar petir saat memanen padi di Kampung Peuris Girang RT. 01/11, Desa Jagabaya Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung, Kamis (9/1/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Dadan Seorang penggali sumur di Garut meninggal dunia diduga karena menghirup gas beracun, Rabu (13/10/2021). 

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Pedes Nunggal, Desa Pakuwon Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Komandan Koramil Cisurupan, Kodim 0611 Garut, Kapten Inf Iyus Rustandi mengatakan korban dan rekannya mulai mengerjakan penggalian sumur sejak Sabtu. 

Namun setelah menggali di kedalaman 7 meter, air tidak kunjung terlihat oleh mereka. 

"Atas kesepakatan bersama pemilik sumur tersebut bahwa penggalian dihentikan karena sumur tidak mengeluarkan air," ujarnya. 

Namun di waktu temannya beristirahat, Dadan diketahui turun kembali ke dasar sumur untuk mengambil alat gali yang tertinggal. 

Korban tiba-tiba terlihat lemas dan terjatuh saat hendak naik kembali ke permukaan. 

"Tiba-tiba terlihat lemas dan bermaksud akan naik tangga namun terjatuh diduga korban menghisap gas beracun dan waktu itu korban sudah terlihat pingsan tidak sadarkan diri berada di dasar galian," ungkap Iyus. 

Warga yang takut melihat korban sudah tidak sadarkan diri di dasar sumur tidak berani mengevakuasi korban karena takut menduga adanya gas beracun. 

Kemudian warga melapor ke melapor ke Dinas Damkar Garut untuk membantu melakukan evakuasi. 

"Disdamkar mengevakuasi korban dan dibawa ke puskesmas,  korban dinyatakan meninggal dunia," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved