Breaking News:

Pemimpin Top ISIS Sami Jasim al-Jaburi Berhasil Ditangkap, Perdana Menteri Irak Ungkap Pesan Ini

Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi mengumumkan pada hari Senin (11/10/2021), pasukannya berhasil menangkap salah satu pemimpin top ISIS.

Iraqi News Agency
Mantan wakil ISIS Sami Jasim al-Jaburi. Salah satu pemimpin top ISIS yang berhasil diringkus 

Analis politik dan pakar keamanan Irak, Fadhil Abu Ragheef, mengatakan kepada CBS News, Al-Jaburi adalah wakil tepercaya Abu Bakr al-Baghdadi, mantan pemimpin ISIS yang tewas dalam serangan AS di Suriah pada 2019.

Al-Jaburi pernah ditangkap oleh pasukan AS pada 2005 dan menghabiskan lima tahun di penjara yang dikelola AS di Irak.

Setelah dibebaskan pada 2011, Al-Jaburi kembali bergabung dengan al Qaeda di Irak.

Tetapi pada 2014, ia bergabung dengan ISIS.

Mantan wakil ISIS Sami Jasim al-Jaburi
Mantan wakil ISIS Sami Jasim al-Jaburi (IRAQI GOVERNMENT HANDOUT)

Baca juga: Pertemuan Taliban dengan Delegasi Inggris: Bicara soal Jalur Keluar yang Aman hingga Serangan ISIS

Baca juga: Taliban Hancurkan Pangkalan ISIS-K dan Habisi Militan, Balasan atas Bom Masjid

Abu Ragheef mengatakan Al-Jaburi mengurus sebagian besar administrasi, keamanan dan keuangan kelompok teror sebelum naik jabatan menjadi wakil al-Baghdadi dan kepala keuangan untuk ISIS.

"Setelah wilayah ISIS dibebaskan, Al-Jaburi melarikan diri dari wilayah itu dan menyusup ke Eropa timur, tetapi dia kembali ke wilayah itu setelah gagal menyelundupkan keluarganya ke Eropa," kata Abu Ragheef kepada CBS News.

Seorang pejabat intelijen Irak mengatakan kepada CBS News, penangkapan al-Jaburi menjadi pesan penting untuk para pemimpin ISIS yang tersisa.

Ia menyebut secara tidak langsung Irak ingin mengatakan pasukan keamanannya dapat menembus jaringan ISIS dan menemukan mereka, di mana pun mereka bersembunyi.

Pejabat intelijen menambahkan, penangkapan Al-Jaburi akan memberikan informasi tentang bagaimana ISIS mendanai operasinya dan siapa saja yang mendukung kelompok itu di seluruh dunia.

ISIS pernah menguasai sekitar sepertiga Irak dan Suriah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved