Breaking News:

SDN Sepat Majalengka Ditutup

Murid SD Tularkan Covid-19 Pada Sang Kakak Seorang Siswa SMP di Majalengka, Ini Kronologinya

Hasilnya, ada sebanyak 28 orang baik siswa maupun guru yang berkontak erat dengan harus menjalani swab antigen.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Potret SDN Sepat di Desa Sepat, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka yang kini kembali dilakukan pembelajaran daring. Hal itu disebabkan adanya 8 murid terpapar virus Corona 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kasus 8 orang yang terpapar Covid-19 di SDN Sepat di Desa Sepat, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka berbuntut panjang.

Pasalnya, tak hanya sekolah tersebut yang ditutup sementara dari pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), melainkan SMPN 3 Leuwimunding juga dilakukan hal serupa.

Usut punya usut, ternyata ada siswa yang bersekolah di SMPN 3 Leuwimunding merupakan kakak dari murid SDN Sepat yang terpapar Covid-19.

Tak ingin mengambil resiko, pihak sekolah pun telah menutup sementara aktivitas pembelajaran dan kembali belajar secara daring.

Potret SDN Sepat di Desa Sepat, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka yang kini kembali dilakukan pembelajaran daring. Hal itu disebabkan adanya 8 murid terpapar virus Corona
Potret SDN Sepat di Desa Sepat, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka yang kini kembali dilakukan pembelajaran daring. Hal itu disebabkan adanya 8 murid terpapar virus Corona (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Kepala SMPN 3 Leuwimunding, Suteja memberikan penjelasan.

Menurutnya, pihaknya mendapatkan informasi pada Minggu lalu bahwa ada siswanya yang terpapar Covid-19 dari adiknya yang berstatus murid SDN Sepat.

"Hasil laporan dari Puskesmas Sumberjaya bahwa ada siswa saya yang terpapar Covid-19. Dan ternyata memang benar, itu karena hasil tracking, karena saya yakin bukan terpapar dari sekolah," ujar Suteja kepada Tribun, Rabu (13/10/2021).

Menyikapi ada siswanya yang terpapar, jelas dia, pihak sekolah langsung melakukan penyisiran kepada para guru dan siswa.

Hasilnya, ada sebanyak 28 orang baik siswa maupun guru yang berkontak erat dengan harus menjalani swab antigen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved