Breaking News:

Sejumlah Ruangan SDN 1 dan 2 Waleddesa Cirebon Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sejumlah ruangan di SDN 1 dan 2 Waleddesa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terbakar, Senin (11/10/2021) sore.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Situasi saat api pertama kali muncul di SDN 1 dan 2 Waleddesa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terbakar, Senin (11/10/2021) sore. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sejumlah ruangan di SDN 1 dan 2 Waleddesa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terbakar, Senin (11/10/2021) sore.

Peristiwa yang terjadi sesaat sebelum azan magrib berkumandang itu diduga akibat korsleting listrik di salah satu ruangan SDN 1 Waleddesa.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, melalui Kasie Humas, Iptu M Fadholi, mengatakan, api pertama kali terlihat kira-kira pukul 17.20 WIB.

Menurut dia, dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka, hanya kerugian materi akibat ruangan yang terbakar.

Pasalnya, saat kejadian dua sekolah tersebut dalam keadaan kosong.

"Kejadian ini diduga dari korsleting arus listrik kemudian menyambar saklar dan api cepat membesar," kata M Fadholi saat ditemui di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (12/10/2021).

Situasi saat api pertama kali muncul di SDN 1 dan 2 Waleddesa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terbakar, Senin (11/10/2021) sore.
Situasi saat api pertama kali muncul di SDN 1 dan 2 Waleddesa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terbakar, Senin (11/10/2021) sore. (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Ia mengatakan, petugas Polsek Waled dan pemadam kebakaran yang menerima laporan itu dari warga sekitar segera mendatangi lokasi.

Sebanyak empat unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api yang mengamuk di SDN 1 dan 2 Waleddesa tersebut.

Petugas gabungan yang diterjunkan ke lokasi juga membutuhkan waktu hampir tiga jam untuk menjinakkan si jago merah.

Api berhasil dipadamkan pada Kamis malam dan dilanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang muncul kembali.

Bahkan, petugas pun turut mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi untuk memastikan aktivitas pemadaman berjalan lancar dan warga tidak mendekat.

"Sementara ini total kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran tersebut belum bisa ditaksir," ujar M Fadholi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved