Breaking News:

Pemandu Lagu Curhat Butuh Biaya Hidup ke DPRD Kota Sukabumi, Minta Tempat Hiburan Malam Dibuka Lagi

Perwakilan pemandu lagu, Mega Metiawati (35) lebih memilih untuk bersabar dan mengikuti arahan pemerintah. Akan tetapi perlu perhatian pemerintah

Editor: Mumu Mujahidin
TribunJabar.id/Nazmi Abdurahman
Ilustrasi: Pemandu lagu memakai faceshield saat simulasi penerapan protokol kesehatan di sebuah karaoke di Jalan Braga Bandung, Jumat (3/7/2020). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Industri tempat hiburan malam di Kota Sukabumi pertanyakan masih ditutupnya tempat hiburan malam.

Asosiasi Pengusaha Rumah Bernyanyi Keluarga Indonesia (Aperki) Kota Sukabumi meminta kepastian kepada pemerintah kapan kembalinya dibuka tempat hiburan malam.

Katua Aperki Kota Sukabumi, Nufi, mengatakan, dampak PPKM selama ini ada puluhan karyawan yang dirumahkan, akibat ditutupnya tempat dua tempat hiburan.

Mulai Agustus lalu, Nufi meyebutkan lihaknya telah melakukan beberapa upaya adanya beraudiensi dengan pemerintah terkait, hingga ke aparat kepolisian.

"Kita sempat melayangkan surat, sudah dua kali, meminta pengoperasian kembali tempat-tempat karaoke. Namun belum mendapat respon," ucapnya.

Saat Pengelola THM dan Pemandu Lagu Menyampaikan Aspirasi Ke DPRD.
Saat Pengelola THM dan Pemandu Lagu Menyampaikan Aspirasi Ke DPRD. (Tribunjabar.id/Dian Herdiansyah)

Bahkan yang terkahir, Kata Nufi, pihaknya sempat mendapatkan arahan dari orang dekat Wali Kota. Namun tak kunjung di respon.

"Kita bikin surat kedua atas saran dari Sekpri Wali Kota, kita kirim juga namun belum ada jawaban, Keburu ada audiensi para pemandu lagu dengan dewan," ucapnya. 

Pihaknya, saat ini lebih baik menunggu arahan dari pihak unsur terkat, harapanya tempat hiburan malam kembali bisa dibuka.

"Kami mengkitu arahan, yang terpenting tolong perhatikan, lebih bagus apabila tempat hiburan bisa beroperasi kembali. Sebab terkait dengan aturan prokes mulai dari Aplikasi PeduliLindungi juga telah disiapakan, jelas Nufi.

Baca juga: Curhat Pemandu Lagu di Sukabumi, Minta Diperhatikan Nasibnya Akibat PPKM, Ini Kata Anggota Dewan

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved