Breaking News:

Indramayu Jadi Sorotan di Jabar, Sebanyak 41 Ribu Balita Alami Stunting, Ini Kata Kadinkes

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, angka stunting di Kabupaten Indramayu mencapai 33,19 persen.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Selasa (12/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kabupaten Indramayu menjadi salah satu daerah sorotan utama penanganan stunting di Jawa Barat.

Dari sekitar 125 ribu balita, sebanyak 41 ribu balita di antaranya menderita stunting.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, angka stunting di Kabupaten Indramayu mencapai 33,19 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, tingkat stunting di Kabupaten Indramayu tergolong tinggi.

"Termasuk tinggi, kita di Jabar merupakan fokus utama untuk penanganan stunting," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Pendopo Indramayu, Selasa (12/10/2021).

Masih disampaikan Deden Bonni Koswara, berdasarkan data terbaru, menurut e-PPGBM tahun 2020, angka stunting di Kabupaten Indramayu diketahui mencapai 10,2 persen.

Hanya saja, Pemkab Indramayu masih menunggu riset lebih lanjut dari Riskesdas.

"Terakhir data e-PPGBM terbaru, anak yang menderita stunting di Kabupaten Indramayu mencapai 10,2 persen, tapi angka itu harus diakui juga oleh Riskesdas, kita masih menunggu persentasenya," ujar dia.

Masih disampaikan, Deden Bonni Koswara, perlu diakui juga, di Kabupaten Indramayu terjadi penurunan timbangan balita menjadi 15,7 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved