Breaking News:

Ibu-ibu Tukang Sayur Ini Babak Belur Dipukuli Preman Pasar, Eh Malah Jadi Tersangka, Kok Bisa ya?

Menurutnya, korban yang merupakan seorang perempuan haruslah mendapatkan perlindungan. . .

sumber: Shutterstock
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUNCIREBON.COM, MEDAN - Seorang perempuan pedagang sayur mayur di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara dianiaya beberapa orang hingga babak belur, Minggu (5/9/2021).

Ibu-ibu bernama Litiwari Iman Gea itu dianiaya karena menolak memberikan uang lapak pada para preman.

Bahkan ia ditendang oleh preman berbadan tegap saat tersungkur ke tanah sambil berteriak-teriak histeris.

Menurut informasi, penganiayaan itu terjadi setelah sebelumnya orang-orang tersebut meminta uang.

Awalnya, sekitar pukul 07:00 WIB mereka mendatangi pedagang sayur mayur itu untuk meminta uang lapak namun tak dihiraukan Litiwari.

Orang-orang tersebut kemudian kembali sekitar pukul 08:45 WIB untuk menagih lagi uang lapak.

Kedatangannya yang kedua tak juga membuahkan hasil, mereka kemudian menganiaya Litiwari.

Namun, perempuan pedagang sayur itu kini malah dijadikan tersangka oleh polisi.

Polisi menjelaskan penyebab pedagang pasar Litiwari Iman Gea yang dianiaya preman menjadi tersangka.

Kejadian penganiayaan tersebut terjadi di Pasar Gambir Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved