Breaking News:

Politik

Benar Nih Atasan Penyidik KPK Ada yang Ikut-ikutan Ngatur Perkara? Firli Bahuri Buru-buru Membantah

Hal itu dia sampaikan saat diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan perkara tindak korupsi. . .

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Firli Bahuri 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Firli Bahuri membantah ada atasan eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju yang terlibat penanganan perkara.

Hal itu, dia sampaikan Firli yang merupakan ketua KPK merespons kesaksian mantan Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial, di sidang lanjutan kasus penanganan perkara di KPK pada Senin (11/10/2021).

"KPK telah melakukan permintaan keterangan saksi dan pengumpulan bukti-bukti, tidak ada bukti bahwa atasannya terlibat perkara SRP (Stepanus Robin Pattuju)," ujar Firli melalui keterangan tertulis, Selasa (12/10/2021).

Menurut Firli, dalam rilis yang disampaikan Juru Bicara KPK Ali Fikri sebelumnya, telah dijelaskan bahwa tidak ada pihak-pihak di internal KPK yang terlibat kasus penanganan perkara tersebut.

"Jubir KPK sudah sampaikan bahwa tidak ada internal yang terlibat dalam perbuatan SRP termasuk atasannya," kata dia.

Syahrial diketahui telah divonis bersalah oleh majelis hakim Tipikor Medan karena terbukti melakukan suap Rp 1,695 miliar pada eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan pengacara Maskur Husain.

Suap itu ditujukan untuk menghentikan proses penyelidikan dugaan jual beli jabatan di Pemerintahan Kota Tanjungbalai agar tidak dinaikkan ke tingkat penyidikkan oleh KPK.

Dalam sidang itu, jaksa mengungkapkan bahwa saat melakukan penagihan, Robin sempat mengirim pesan singkat yang berbunyi, "Ini kira-kira gimana, Bang? Karena diatas lagi pada butuh”.

Jaksa pun menanyakan pada Syahrial, apa yang dia pahami dengan kalimat “di atas lagi pada butuh”.

"Sepemahaman saya pimpinan, Pak,” ucap Syahrial.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved