Breaking News:

SOSOK Kompol Galih Wardani, Tangkap Teroris Pemilik 35 kg Bom Mother of Satan Saat Kunjungan Jokowi

Kompol Galih Wardani sendiri merupakan orang yang paling berperan dalam penangkapan Imam Mulyana.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribun Jabar
Wakapolres Indramayu, Kompol Galih Wardani, Minggu (10/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Wakapolres Indramayu, Kompol Galih Wardani tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat mengetahui Imam Mulyana akhirnyaa mengucap ikrar setianya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Imam Mulyana sendiri diketahui merupakan terpidana teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berhasil ditangkap pada tahun 2017 lalu.

Namanya belakangan ini kembali muncul setelah menginformasikan kepada Tim Detasemen Khusus 88 Antitetor Polri bahwa ia masih menyimpan 35 kg bahan peledak jenis TATP atau dikenal sebagai 'The Mother of Satan' di kaki Gunung Ciremai, Kabupaten Majalengka.

"Kalau saya melihat di berita, ya alhamdulillah, pada saat penangkapan kami di tahun 2017 ternyata orang yang kami tangkap ini, alhamdulillah bisa kembali ke NKRI," ujar Wakapolres Indramayu, Kompol Galih Wardani kepada Tribuncirebon.com, Minggu (10/10/2021).

Imam Mulyana, pemilik bom The Mother Of Satan yang juga narapidana kasus terorisme jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) mengaku menyesal pernah menyimpan bahan peledak TATP di Gunung Ceremai, Jawa Barat.
Imam Mulyana, pemilik bom The Mother Of Satan yang juga narapidana kasus terorisme jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) mengaku menyesal pernah menyimpan bahan peledak TATP di Gunung Ceremai, Jawa Barat. (Tribunnews)

Kompol Galih Wardani sendiri merupakan orang yang paling berperan dalam penangkapan Imam Mulyana.

Saat itu ia masih menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota.

Kompol Galih Wardani menceritakan, saat itu ia ditugaskan untuk menemani Tim Densus 88 melakukan sterilisasi wilayah di Festival Keraton Nusantara IX (FKN IX) Goa Sunyaragi, Kota Cirebon.

Diketahui juga, kegiatan tersebut akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Lanjut dia, di wilayah Bandara Penggung di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, pihaknya kemudian mendapat informasi ada orang dengan gerak-gerik yang mencurigakan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved