Breaking News:

Seorang Pelajar di Pangandaran Tenggelam di Kolam Renang Nusadanas, Ini Dugaan Penyebabnya

Seorang pelajar di Pangandaran dikabarkan tenggelam saat berenang di kolam renang Nusadanas, Dusun Bantarsari Desa Bojong, Kecamatan Parigi

Editor: dedy herdiana
KOMPAS.COM
Ilustrasi tenggelam 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Seorang pelajar di Pangandaran dikabarkan tenggelam saat berenang di kolam renang Nusadanas, Dusun Bantarsari, Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Pelajar tersebut juga dikabarkan meninggal dunia.

Dari informasi yang diterima Tribunjabar.id, diketahui kejadian nahas tersebut terjadi pada hari Minggu (10/10/2021) sekira pukul 15:00 WIB.

Ketika korban, berenang di kolam renang Nusadanas, Dusun Bantarsari, Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Korban yang seorang pelajar ini bernama Dika Ramadan (11) warga RT 2/25 Dusun Sucen, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Wakil Komandan Pos TNI Angkatan Laut Pangandaran Peltu Laut, Dayat Sudrajat menyampaikan berdasarkan keterangan saksi, korban pada hari Minggu tanggal 10 Oktober 2021, sekira jam 13:30 WIB, datang ke kolam renang objek wisata Nusadanas bersama 2 saksi (Ibu korban) dan tetangganya.

Kemudian, korban berenang di kolam renang Obwis Nusadanas tanpa menggunakan alat berenang atau pelampung.

Dan sekitar jam 15.00 Wib, ketika saksi 1, sedang berjaga di kolam Nusa danas tiba - tiba ada wisatawan (Dayat AL) memberitahu bahwa ada yang tenggelam.

Kemudian saksi 1, langsung menuju ke TKP dan mencoba untuk menolong korban dengan langsung mengangkat korban ke daratan, 

"Akan tetapi, korban sudah dalam kedaan lemas dan tidak tertolong atau meninggal dunia," ujar Dayat melalui laporannya, Minggu (10/10/2021) sore.

Korban tenggelam di kolam renang Nusadanas, yang dalamnya sekira 2 meter dan tidak ada saksi yang melihat awal kejadian korban bisa tenggelam

Dan dari hasil pengecekan medis, korban sudah meninggal dunia dan tidak ditemukan luka - luka hasil kejahatan lainya.

"Dengan adanya kejadian tersebut, pihak keluarga menyatakan menolak korban untuk dilakukan outopsi dan menerima bahwa kejadian tersebut merupakan musibah," katanya. (*)

Baca juga: Warga Cisalak Terkejut Dengar Ledakan Saat Rumah Dedi Dilalap Si Jago Merah

Baca juga: Sempat Viral, Pengantin Wanita Tetiba Mendelik Lalu Teriak Saat Ijab Kabul, Disebut Kena Ilmu Hitam 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved