Breaking News:

Ritual Sedekah Bumi Jadi Tradisi Tahunan yang Digelar Warga Dukuhmaja Kuningan di Bulan Mulud

Sejumlah warga di Desa Dukuhmaja, Kecamatan Luragung, Kuningan, Jawa Barat, mengikuti pelaksanaan Sedekah Bumi.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kegiatan warga Desa Dukuhmaja di Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat saat melaksanakan Sedekah Bumi di Bulan Mulud atau bulan Rabiul Awal, Minggu (10/10/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Sejumlah warga di Desa Dukuhmaja, Kecamatan Luragung, Kuningan, Jawa Barat, mengikuti pelaksanaan Sedekah Bumi.

Kegiatan rutin tahunan di Bulan Mulud ini sebagai upaya untuk menjaga tradisi sekaligus sebagai agenda silturahmi akbar warga setempat.

Dalam pelaksanaan ritualnya, warga mengenakan pakaian adat untuk mengunjungi dua makam keramat.

Kedua makam keramat itu adalah Makam Ratu Galuh Pakuan dan Makam Sura Manggala.

“Kegiatan ini merupakan sebuah tradisi unik, dilakukan turun temurun di desa, yang melibatkan warga dengan berpakaian adat saat mengunjungi 2 makam keramat, yaitu Makam Ratu Galuh Pakuan dan Makam Sura Manggala,” ungkap Rohman yang juga Kepala Desa Dukuhmaja, Minggu (10/10/2021).

Kegiatan warga Desa Dukuhmaja di Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat saat melaksanakan Sedekah Bumi di Bulan Mulud atau bulan Rabiul Awal, Minggu (10/10/2021).
Kegiatan warga Desa Dukuhmaja di Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat saat melaksanakan Sedekah Bumi di Bulan Mulud atau bulan Rabiul Awal, Minggu (10/10/2021). (Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai)

Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan berdasarkan kalender tahun hijriyah.

“Betul, dalam pelaksanaan ini terjadi pada setiap Bulan Mulud di tahun Hijriyah,” ujarnya.

Mengingat warga dalam pelaksaan ini semua memakai pakaian adat. Hal ini sekaligus sebagai bentuk penghormatan serta melakukan syukuran dan doa bersama di alun alun desa.

“Kegiatan ini tidak lain sebagai penghormatan kita kepada para pahlawan dan tokoh masyarakat terdahulu. Terus dalam acara ini berlanjut dengan ziarah ke makam leluhur. Tradisi ini telah dilakukan sejak Desa DukuhMaja masih tergabung dengan Desa Luragung Landeuh sebelum pemekaran pada 1984,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved