Breaking News:

Human Interest Story

‘Jog’ Prosesi Penurunan Kapal Raksasa yang Siap Melaut di Indramayu, Sakral dan Syarat Makna

Prosesi penurunan kapal-kapal raksasa yang siap melaut ini oleh masyarakat Indramayu dikenal dengan sebutan 'Jog'.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Para nelayan saat gotong royong menurunkan kapal raksasa yang baru selesai dibuat dari daratan ke sungai di Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Minggu (10/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Prosesi penurunan kapal ikan baru dari daratan ke perairan menjadi momen yang paling dinanti warga di perkampungan nelayan di Kabupaten Indramayu.

Mereka turut gembira saat kapal-kapal berukuran raksasa yang baru selesai dibuat itu siap untuk diterjunkan dan berlayar ke laut lepas untuk menangkap ikan.

Prosesi penurunan kapal ini oleh masyarakat Indramayu dikenal dengan sebutan 'Jog'.

Seperti yang terlihat di Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, kapal ikan baru berukuran 130 gross ton (GT) milik salah satu juragan kapal setempat diturunkan ke sungai, Minggu (10/10/2021).

Ada ratusan warga nelayan yang ikut gotong royong membantu menurunkan kapal.

Para nelayan saat gotong royong menurunkan kapal raksasa yang baru selesai dibuat dari daratan ke sungai di Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Minggu (10/10/2021).
Para nelayan saat gotong royong menurunkan kapal raksasa yang baru selesai dibuat dari daratan ke sungai di Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Minggu (10/10/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Dengan mengandalkan tenaga otot, mereka menarik kapal berukuran raksasa itu dengan menggunakan tali baja yang dililitkan pada alat tradisional, alat itu mereka sebut dengan sebutan Lier.

Cara kerja alat itu pun sangat sederhana, awal mulanya, tali baja diikatkan pada badan kapal lalu dihubungkan pada alat Lier yang berada di seberang sungai.

Setelah terikat kencang, mereka memutar alat Lier tersebut hingga membuat tali baja tertarik, kapal raksasa itu pun bergerak sejengkal demi sejengkal.

Ada lima buah Lier yang digunakan untuk menarik kapal raksasa pada siang itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved