Breaking News:

Emak-emak Ketakutan Saat Mengambil Telur Ada Ular Phyton di Kandang Ayam Miliknya

emak-emak di RT 04 RW 02, Kelurahan Winduherang Kecamatan Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, ini terkejut melihat ular melingkar dalam kandang ayamnya

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Petugas pemadam kebakaran Kuningan berhasil menangkap ular phyton sepanjang tiga meter di RT 04 RW 02, Kelurahan Winduherang Kecamatan Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, Minggu (10/10/2021) 

Berita Serupa: Ular Masuk Rumah Warga Membaca Surat Yasin

Kawanan reptil berbisa ini masih dianggap sebagai mahkluk mistis oleh sebagian masyarakat.

Hal itu terungkap seperti yang dialami sang pawang ular, Rinto akrab disapa Rentul saat melakukan penyelamatan ular masuk rumah warga belum lama ini.

Saat itu, pemilik rumah warga yang dekat sungai itu langsung membaca Surat Yasin saat melihat ular masuk ke rumahnya.

"Ya sebelumnya maaf. Untuk kasus ular teror warga hingga masuk rumah, itu warga lain masih menganggap bahwa itu bukan ular sebenarnya atau lebih dikental berbau mistis," kata Rentul saat ditemui dirumahnya di Desa Windujanten, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (8/10/2021).

Rinto alias Rentul sapaan akrab Warga Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede, Kuningan kini memiliki sebanyak 7 ekor Ular King Kobra.
Rinto alias Rentul sapaan akrab Warga Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede, Kuningan kini memiliki sebanyak 7 ekor Ular King Kobra. (Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai)

Kasus warga di Kuningan yang beranggapan bahwa ular itu bukan hewan sesungguhnya, ini dikaitkan dengan hal mitos.

"Untuk mitosnya, kawan reptil berbisa ini akan lemas saat diberikan garam. Padahal jelas bahwa ular itu hewan bersisik bukan berlendir. Terus, saat bangun rumah ditemukan ular dengan jumlah banyak itu dikaitkan dengan nilai mistis bahwa lingkungan sekitar ini sebelumnya anu - anu - anu," katanya

Memperhatikan kejadian demikian, kata Rentul berharap pada siapapun tetap waspada.

Sebab hewan apapun identik akan melakukan penyerangan itu di kala terancam dengan kenyamanan dan keselamatan hewan tersebut.

"Iya, semua hewan memiliki insting sama. Dia akan menyerang jika merasa terganggu kenyamanan dan keselamatannya. Ya meski begitu, baiknya kita menghindari sama - sama ingin selamat," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved