Breaking News:

Survei Pilpres 2024, Elektabilitas Ridwan Kamil Terus Menanjak, Tahun Depan Siap Masuk Partai

elektabilitas Ganjar dan Ridwan Kamil cenderung bergerak naik, sebaliknya dengan Prabowo yang trennya menurun.

Editor: Machmud Mubarok
Biro Adpim Jabar
Elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai kepala daerah dalam survei Pilpres 2024 selama setahun terakhir mampu menyisihkan nama-nama tokoh partai. 

Jelang Pilpres 2024, muncul berbagai survei yang memunculkan namanya sebagai salah satu kandidat calon presiden. Meski begitu, sejumlah pengamat politik beropini jika langkah Kang Emil bakal berat bila melaju ke 2024 tanpa mengendarai mesin partai.

"Saya kan prinsipnya dalam politik prinsipnya harus menjaga hubungan baik ke semua pihak, jadi inget enggak saya bertemu dengan pak AHY, pak Airlangga hampir semua ketua partai juga pernah silaturahmi. kemarin PAN mengundang di Bali, minggu depan diundang PPP di Semarang, intnya saya menghormati undangan, memang tak bisa dihindari ya kalau acara politik, partai politik, selalu ada pertanyaan yang mengarah ke 2024," ujarnya.

Dalam survei Indikator periode 30 Juli-4 Agustus 2021 lalu meski dikepung tokoh parpol, elektabilitas Ridwan Kamil tetap mampu bersaing. Sebanyak 27,8 persen responden memilih Prabowo sebagai calon presiden jika Pilpres digelar saat ini.

Pada posisi kedua adalah Ganjar Pranowo dengan angka keterpilihan 21,4 persen dan posisi ketiga adalah Anies Baswedan dengan suara dari 14,8 persen responden. Ridwan Kamil berada di posisi keempat dengan raihan suara 6,9 persen.

Kemudian di bawahnya ada Sandiaga Uno dengan raihan 6,1 persen, Agus Harimurti Yudhoyono sebanyak 5,9 persen, kemudian 3,2 persen responden memilih Khofifah Indar Parawansa. 

Pengamat politik Firman Manan menilai dari sejumlah survei yang dirilis dalam satu bulan terakhir menunjukan posisi Ridwan Kamil paling stabil dibanding tokoh lain. Pihaknya juga menilai responden survei melihat konsistensi kepala daerah dalam penanggulangan Covid-19 selama ini.

“Saya pikir salah satu faktor utama, karena kepala aerah terlihat apa yang dilakukan, apalagi ketika pandemi maka publik melihat apa sih yang dilakukan,” katanya.

Firman mengatakan jika bicara elektabilitas Ridwan Kamil yang masih berkutat di angka 5 persen, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi dibanding tokoh lain. 

“Satu soal kinerja, kedua bisa basis partai, tapi kan Kang Emil bukan orang partai. Pak Ganjar ada keuntungan karena ada basis masssa PDIP yang mendukung dia, kalau Kang Emil tidak punya,” ujarnya.

Menurutnya dengan kenyataan seperti itu, maka stabilitas elektabilitas Ridwan Kamil terbilang luar biasa mengingat tokoh-tokoh lain rata-rata berbasis partai politik. seperti Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, AHY, Sandiaga Uno, Puan Maharani dan Airlangga. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved