Breaking News:

Konflik Afghanistan

Mencekam Bom Meledak di Masjid Kota Kunduz Afhanistan Saat Salat Jumat, 50 Orang Disebut Meninggal

Dikutip dari NDTV, sedikitnya 50 orang tewas dalam serangan bom di masjid Kota Kunduz Afghanistan

Editor: Mumu Mujahidin
Daily Pakistan
Sebuah ledakan dahsyat menghantam sebuah masjid di kota Kunduz, Afganistan pada Jumat (8/10/2021). Ledakan terjadi saat salat Jumat dan membuat masjid mengalami kerusakan parah. 

Bom Meledak di Masjid Saat Doa Pemakaman Ibu Zabihullah Mujahid

Sebelumnya diberitakan ledakan terjadi di luar masjid ibu kota Afghanistan, saat pemakaman juru bicara Taliban sedang dilangsungkan pada Minggu (3/10/2021).

Insiden ini menewaskan sedikitnya dua warga sipil, kata pejabat senior Taliban.

Ledakan terjadi di dekat pintu masuk Masjid Besar Eid Gah di Kabul, kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid di Twitter, dan menambahkan bahwa sejumlah warga sipil tewas.

Juru bicara dari Kementerian Dalam Negeri, Qari Sayed Khosti, mengatakan kepada AFP, "Informasi awal kami menunjukkan dua warga sipil tewas dan tiga terluka dalam ledakan itu."

Doa pemakaman untuk ibu Zabihullah Mujahid, yang meninggal minggu lalu, diadakan di masjid tersebut pada Minggu sore, tulis jubir Taliban itu di media sosial hari Sabtu.

Ia juga menulis, "Semua orang dan teman diundang untuk hadir".

Ahmadullah, penjaga toko di dekat TKP, mengatakan kepada AFP, "Saya mendengar suara ledakan di dekat Masjid Eid Gah diikuti tembakan senjata.

"Tepat sebelum ledakan, Taliban memblokade jalan untuk mengadakan upacara doa untuk ibu Zabihullah Mujahid di Masjid Eid Gah."

Wartawan AFP di dua lokasi di ibu kota juga mendengar suara ledakan dan penembakan.

Sejumlah ambulans yang membawa korban luka-luka terlihat bergegas menuju Rumah Sakit Darurat Kabul di daerah Shahr-e Naw.

Pihak rumah sakit mengatakan di Twitter, empat pasien sedang dirawat.

Menurut pantauan wartawan AFP, staf medis sudah menanti di luar ketika orang-orang tiba dengan pakaian berlumuran darah.

Informasi terbaru, seorang pejabat komisi budaya pemerintah, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada AFP bahwa lima orang tewas dan 11 terluka.

Korban termasuk warga sipil dan anggota Taliban.

"Kami juga telah menangkap tiga orang sehubungan dengan ledakan itu," katanya.

Menurut pejabat tersebut, bom ditempatkan di pintu masuk masjid dan diledakkan ketika pelayat pergi setelah menyampaikan belasungkawa kepada Mujahid dan keluarganya.

Pada Senin, Mujahid mengatakan kepada AFP bahwa penyelidikan masih berlangsung, tetapi "informasi awal menunjukkan bahwa kelompok-kelompok terkait Daesh mungkin telah melakukan serangan".

Taliban dan ISIS cabang Afghanistan atau yang dikenal sebagai ISIS-K sama-sama kelompok militan Sunni garis keras.

Namun, Taliban dan ISIS-K berbeda pendapat dalam masalah agama dan strategi, yang berujung pada pertikaian berdarah antara keduanya.

Baca juga: Taliban Dibayang-bayangi Peperangan dengan Rusia Usai Lepas dari Amerika Serikat, Ini Penyebabnya

Baca juga: Taliban Eksekusi Mati Pimpinan ISIS-K Dalang Pengeboman Bandara Kabul Abu Omar Khorasani di Penjara

dan tayang di Kompas.com dengan judul "Ledakan di Masjid Afghanistan Saat Doa Pemakaman Ibu Juru Bicara Taliban, 2 Orang Tewas", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2021/10/03/202558770/ledakan-di-masjid-afghanistan-saat-doa-pemakaman-ibu-juru-bicara-taliban.

(Tribunnews.com/Yurika)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved