Breaking News:

Hadapi Musim Tanam, Stok Pupuk Subsidi di Jawa Barat Capai 342 Persen, Melebihi Ketentuan Minimum

Menyambut musim tanam Oktober-Maret (Okmar) 2021-2022, PT Pupuk Indonesia memastikan, bahwa stok pupuk subsidi di Provinsi Jawa Barat sesuai alokasi.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Ist/dok. Pupuk Indonesia 
Potret stok pupuk subsidi di Jawa Barat tampak melimpah, Sabtu (9/10/2021).  

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Menyambut musim tanam Oktober-Maret (Okmar) 2021-2022, PT Pupuk Indonesia memastikan, bahwa stok pupuk subsidi di Provinsi Jawa Barat sesuai alokasi.

Hingga 6 Oktober 2021, jumlah stok pupuk subsidi yang berada di lini I dan lini III berjumlah 211,1 ribu ton.

Jumlah ini 342 persen dari stok minimum ketentuan pemerintah. 

VP Sales Region 3A Pupuk Indonesia, Aviv Ahmad Fadhil menyatakan, bahwa jumlah stok pupuk subsidi Provinsi Jawa Barat di lini I dan lini III ini mencukupi untuk kebutuhan selama 6 minggu ke depan. 

"Rinciannya adalah, pupuk Urea 148.668 ton, NPK Phonska 31.076 ton, SP-36 12.866 ton, ZA 4.995 ton, dan Organik 13.516 ton," ujar Aviv melalui keterangan resmi yang diterima Tribun, Sabtu (9/10/2021). 

Sementara, untuk realisasi penyaluran pupuk subsidi, Aviv mengatakan, bahwa realisasinya mencapai 361 ribu ton hingga 4 Oktober 2021.

Jumlah tersebut berasal dari pupuk Urea sebanyak 330.153 ton, NPK sebanyak 251.355 ton, SP-36 sebanyak 33.693 ton, ZA sebanyak 28.413 ton dan Organik sebanyak 44.290 ton. 

Selain itu, untuk mengakomodir petani yang tidak terdaftar dalam e-RDKK atau kebutuhannya lebih tinggi dibandingkan alokasi pupuk ber-subsidinya, Pupuk Indonesia juga menyediakan pupuk non subsidi di Jawa Barat sebanyak 7.809 ton.

Rinciannya, Urea 3.463 ton, NPK 3.108 ton, SP-36 929 ton, ZA 275 ton, dan Organik 34 ton. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved