Breaking News:

Cakupan Vaksinasi Majalengka Baru 28 Persen Saja, Kadinkes Enggan Sebut Vaksinasi Masih Rendah

Pihaknya mengaku, sampai saat ini masih mengalami kendala dalam penerimaan vaksin dari pemerintah.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Harizal F Harahap. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Cakupan vaksinasi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dinilai masih rendah.

Hal itu berdampak pada naiknya Majalengka ke level 3 penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam pencegahan Covid-19.

Untuk memperluas cakupan vaksinasi, pemerintah setempat terus gencar melakukan vaksinasi.

Seperti yang terlihat salah satunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cideres Majalengka di Kecamatan Kasokandel, Sabtu (9/10/2021).

Di mana, pada hari ini pihak rumah sakit menyediakan 400 dosis vaksin untuk masyarakat.

Salah seorang santri saat disuntik vaksin Covid-19 di Pondok Pesantren Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Selasa (7/9/2021).
Salah seorang santri saat disuntik vaksin Covid-19 di Pondok Pesantren Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Selasa (7/9/2021). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Kasi Pelayanan Medis RSUD Cideres Majalengka, Pujianto mengatakan, pihaknya telah menerima 1.500 vaksin jenis pfizer untuk didistribusikan ke masyarakat.

Hal itu demi cakupan vaksinasi di Kabupaten Majalengka mencapai 50 persen.

"Kami lakukan terus setiap hari hingga tanggal 14 Oktober yang mana setiap hari ada 400 dosis vaksin yang kami berikan kepada masyarakat," ujar Puji saat ditemui di lokasi, Sabtu (9/10/2021).

Pihaknya mengaku, sampai saat ini masih mengalami kendala dalam penerimaan vaksin dari pemerintah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved